5 Adegan di Film Jakarta Vs Everybody yang Bikin Penonton Menganga

Jakarta vs Everybody belakangan ini jadi film Indonesia yang banyak diperbincangan orang. Setelah hampir tayang di bioskop dan masuk nominasi sebagai film terbaik di FFI, Jakarta vs Everybody tayang secara daring di platform Bioskop Online.

Jakarta vs Everybody menampilkan lika-liku pinggiran Jakarta dengan lugas dan apa adanya. Dalam film ini ada beberapa adegan sensual yang mungkin jarang kita lihat di film-film Indonesia lain. Semuanya ditampilkan dengan terbuka.

Kali ini KINCIR merangkum 5 adegan di film Jakarta vs Everybody yang bikin penontonnya menganga. Apa saja?

Adegan di film Jakarta Vs Everybody yang bikin penonton menganga

1. Adegan Dom onani

Kurang lebih 15 menit dan kamu akan menemukan Jefri Nichol onani di depan laptop. Adegan bermula ketika Dom (Jefri Nichol) dapat kontrakan baru di rumah susun yang ditunjukan oleh Radit. Sesaat setelah dia masuk ke kontrakannya, ia pun iseng membuka laptop dan menonton siaran langsung seorang perempuan dengan pakaian seksi. Seketika Dom membuka seluruh pakaiannya dan mulai onani.

Namun di tengah kegiatan seksualnya itu, Pingkan tiba-tiba masuk ke kamar yang membuat dia harus menghentikannya. Adegan ini seperti adegan selamat datang untuk penonton karena setelahnya ada banyak adegan dewasa yang lebih gila

2. Adegan dewasa Pingkan dan Radit

Sepertinya Dom menaruh hati pada Pingkan sejak awal film. Itu sebabnya ia kerap curi-curi kesempatan dengan mengintip aktivitas Pingkan di kamarnya. Sampai pernah satu kali Dom mengintip Pingkan yang tengah berhubungan seks dengan Radit.

Tidak hanya mengintip, Dom juga merekam apa yang sejoli ini lakukan. Adegan tersebut mungkin membuat penonton menahan nafas. Bagaimana tidak, apa yang dilakukan Radit dan Pingkan di depan kamera dilakukan tanpa canggung. Bahkan. ada satu adegan saat Radit yang diperankan Garindra Bimo menurunkan celananya dan kamera merekamnya dari belakang. Adegan vulgar ini tentu sulit ditemui di film-film lain.

3. Adegan dewasa Dom dan Khansa

Ini jadi salah satu adegan paling mengejutkan dalam film Jakarta vs Everybody. Di pertengahan film, Dom sempet berkenalanan dengan Khansa yang diperankan oleh Dea Panendra. Lambat laun, hubungan antara Dom dan Khansa semakin dekat. Hingga akhirnya mereka berdua bercinta.

Adegan bercinta keduanya bisa dibilang benar-benar jadi adegan paling panas sepanjang film. Baik Jefri maupun Dea benar-benar tampil terbuka. Nyaris tidak ada pakaian yang melekat di tubuh keduanya.

Adegan tersebut juga berlangsung cukup lama. Tentu totalitas keduanya jadi modal utama sehingga adegan ini dapat dirangkai dengan baik. Adegan ini mengingatkan kita dengan adegan ranjang yang pernah dilakukan Chicco Jerikho dan Tara Basro dalam film A Copy of My Mind.

4. Adegan dewasa Dom dan Pingkan

Seperti yang sudah disinggung diawal, Pingkan dan Dom sepertinya saling menaruh perhatian satu sama lain. Puncaknya ketika Dom dan Pingkan pergi ke Ancol setelah semalaman bersama. Ketika hendak pulang, mereka akhirnya saling mencurahkan perasaannya di dalam mobil. Yap! di ujung film Jakarta vs Everybody kita sekali lagi melihat adegan dewasa laiknya yang dilakukan oleh Dom dan Pingkan. Keduanya saling memadu kasih didalam mobil.

Enggak hanya bikin menganga, baik Wulan Guritno dan Jefri Nichol secara tak segan berakting dengan penuh penghayatan seolah keduanya memang saling membutuhkan satu sama lain. Adegan antara Dom dan Pingkan ini juga memakan durasi yang tidak sebentar.

5. Adegan ciuman para pemerannya

Adegan ciuman mungkin sudah jadi adegan yang lumrah di banyak film. Begitu pula dalam film Jakarta vs Everybody. Ada sejumlah adegan ciuman yang ditampilkan oleh segenap pemainnya; mulai dari Pingkan dan Radit, Dom dan Khansa, hingga adegan ciuman antara Dom dan Pingkan.

Uniknya, adegan-adegan tersebut tidak hanya ditampilkan sebagai pelengkap film, tapi juga jadi bagian penting untuk menunjukkan kedekatan masing-masing karakternya. Seperti halnya adegan ciuman antara Pingkan dan Dom. Ada satu adegan saat Pingkan dipaksa oleh Radit untuk berciuman dengan Dom. Namun, Pingkan menolak.

Tapi, di ujung film, Pingkan pun mencium Dom. Hal itu seperti memberi kesan pada penonton jika pada dasarnya Pingkan juga menaruh perhatian pada Dom.

***

Itu dia beberapa adegan sensual dalam film Jakarta vs Everybody yang bikin penontonnya menganga. Kendati demikian, film Jakarta vs Everybody bukan hanya soal adegan dewasa saja. Cerita yang unik dan lika-liku pinggiran Jakarta yang ditampilkan menjadi sentuhan manis dalam film ini. 

Jadi, sudahkah kamu nonton Jakarta vs Everybody?

Stay Updated!
Tetap terhubung di media sosial supaya cepat dapat pembaruan.