12 Easter Egg dan Referensi Menarik Spider-Man: Across the Spider-Verse

*Spoiler Alert: Artikel ini mengandung bocoran yang bisa saja mengganggu kamu yang belum nonton Spider-Man: Across the Spider-Verse (2023)

Spider-Man: Into the Spider-Verse (2018) jadi film animasi terbaik peraih Oscar yang sukses memuaskan para penggemar komik. Setelah lima tahun menanti, kini para penggemar pun dapat menyaksikan kelanjutan kisah Miles Morales dan para Spider-People lain dalam sekuelnya, Spider-Man: Across the Spider-Verse (2023) yang tayang di bioskop 31 Mei lalu. Menyajikan konsep multiverse yang jauh lebih ‘gila’ dari film sebelumnya, Across the Spider-Verse ini pun sukses menjadi film superhero dengan rating tertinggi di IMDb

Enggak heran, soalnya film ini menyuguhkan animasi yang benar-benar memanjakan mata serta art style unik dari tiap manusia laba-laba yang begitu memuaskan. Across the Spider-Verse mengisahkan tentang Miles Morales yang kembali bertemu dengan Gwen Stacy. Hal ini membuat Miles akhirnya mengetahui adanya Spider-Society yang dipimpin Miguel O’Hara.

Kelompok berisikan para Spider-People dari berbagai semesta ini bertugas untuk menghentikan ancaman multiverse. Terasa intens, emosional, dan seru, film berdurasi dua jam dua puluh menit ini pun diakhiri dengan sebuah cliffhanger yang bakal dilanjutkan di bagian keduanya, Beyond the Spider-Verse yang rilis Maret 2024 mendatang.

Film produksi Sony ini menghadirkan begitu banyak easter egg dan referensi komik menarik sepanjang filmnya. Langsung saja kita simak daftarnya di bawah ini!

Easter egg dan referensi menarik Spider-Man: Across the Spider-Verse

1. Ganke yang sedang bermain game Spider-Man di PlayStation 5

Easter egg Spider-Man: Across the Spider-Verse
Easter egg Spider-Man: Across the Spider-Verse Via Istimewa.

Menjalani kehidupan sebagai superhero sekaligus remaja yang masih sekolah memang enggak gampang. Ketika Miles baru balik setelah melawan penjahat untuk bertemu dengan orang tua dan konselor sekolahnya, dia menghampiri tempat kosnya untuk berganti pakaian. Di situ, teman sekamarnya, Ganke ternyata sedang bermain PlayStation 5 dan dia terlihat bermain gim Spider-Man Insomniac.

2. Miguel O’Hara yang mengenakan topengnya setelah hampir menggigit Vulture dengan taring “vampir”nya

Spider-Man: Across the Spider-verse.
Spider-Man: Across the Spider-verse. Via Istimewa.

Ketika mengetahui Vulture yang terdampar ke semesta Spider-Gwen, Miguel alias Spider-Man 2099 langsung mengejar sang villain yang jadi anomali peristiwa canon tersebut. Ketika hampir menangkapnya, Miguel sudah siap mengeluarkan taringnya dan hendak menggigit Vulture. Namun, mereka langsung disorot oleh sinar terang dari helikopter sehingga Miguel pun berhenti dan langsung kembali mengenakan topengnya.

Hal ini karena Spider-Man 2099 enggak punya “Spider-Sense” seperti Spider-Man lainnya. Akan tetapi, dia memiliki penglihatan super yang membuatnya bisa melihat dengan jelas dalam kegelapan dari kejauhan. Karena itu, topengnya didesain untuk melindungi matanya yang sensitif terhadap cahaya. Ketika disorot oleh cahaya terang dari helikopter, Miguel pun buru-buru mengenakan topengnya kembali.

3. Deretan Spider-People dari komik dan budaya pop

Spider-Man: Across the Spider-Verse menampilkan begitu banyak Spider-People dari berbagai semesta yang sepertinya enggak bisa disebutkan satu per satu. Sebagian besar Spider-People tersebut berasal dari komik, seperti Spider-Man 2099, Jessica Drew, Peter B. Parker dan putri kecilnya, Mayday Parker alias Spider-Girl, Hobie Brown alias Spider-Punk, Spider-Man India, Spider-Byte, dan masih banyak lagi Spider-People yang enggak terlalu mendapat porsi besar dalam film ini.

Mulai dari Lego Spider-Man, Ben Reilly alias Scarlet Spider, Iron Spider, Superior Spider-Man, Spider-Man Noir, Spider-Cat, Spider-Rex, Metro Spider-Man, dan lain-lain. Wujudnya memang beragam dan unik, bahkan ada juga Spider-Man berbentuk T-rex dan popsicle.

4. Doctor Strange dan Spider-Man versi Tom Holland yang direferensikan Miguel

Ketika kedatangan Miles di Spider Society, Miguel sempat menyinggung soal Doctor Strange dan anak kutu buku dari Earth-199999. Nah, mereka adalah Doctor Strange dan Spider-Man versi MCU yang memang sempat mengacaukan multiverse seperti dalam film Spider-Man: No Way Home (2021) lalu. Dalam komiknya, Earth-199999 ini juga dikenal sebagai Earth-616, semesta di mana para superhero MCU berada. 

5. Spot yang mengunjungi berbagai semesta, termasuk semesta Venom

Spot tertendang dan masuk ke dalam lubang milik dirinya sendiri, dia jadi bisa mengeksplorasi berbagai semesta yang ada. Dia sempat masuk ke semesta Lego dan dia bahkan muncul di semesta Venom dan Eddie Brock. Adegan tersebut menampilkan percakapannya dengan Mrs. Chen yang terlihat sudah terbiasa dengan hal-hal aneh.

6. Kalimat ikonis Doc Ock yang diucapkan Spot

Doc Ock villain Spider-Man.
Doc Ock villain Spider-Man. Via Istimewa.

Ketika menyadari kemampuannya untuk menjelajahi berbagai semesta, Spot mengucapkan sebuah kalimat yang tentunya familier bagi para penggemar Spider-Man. Spot berkata, “The power of multiverse in the palm of my hand.” Kalimat ikonis serupa diucapkan oleh Doc Ock di film Spider-Man 2 (2004), yaitu “The power of the sun in the palm of my hand.” Bahkan, ketika Doc Ock tampil kembali di Spider-Man: No Way Home (2021), kalimat tersebut pun kembali diucapkannya. 

7. Versi Live-Action Prowler yang sudah di-tease sejak Spider-Man: Homecoming (2017)

Teaser live action Prowler.
Teaser live action Prowler. Via Istimewa.

Ketika tiba di Spider Society, Miles melihat ada banyak tahanan yang merupakan anomali multiverse yang berhasil ditangkap oleh Miguel dan para Spider-People. Salah satu tahanan tersebut berwujud manusia alias live-action. Nah, karakter tersebut adalah Aaron Davis alias Prowler dari semesta MCU yang diperankan Donald Glover.

Karakternya ini sempat tampil dalam Spider-Man: Homecoming (2017) ketika Tom Holland berusaha menginterogasinya soal senjata. Dia sempat menelepon dan menyebutkan nama “Miles.”

8. Miles dari Earth-42 yang hampir tergigit laba-laba tergambar dalam penjelasan Spot tentang dirinya

Enggak terima dikatakan sebagai “Villain of the Week”, Spot pun ‘berkembang’ jadi villain yang lebih mengerikan. Setelah masuk ke Alchemax di semesta milik Pavitr Prabhakar, Spot pun berubah jadi wujud yang punya lebih banyak lubang hitam dibanding semula. Dia pun menjelaskan asal-usulnya bertindak demikian dan bagaimana dia akan menghancurkan kehidupan Miles.

Ketika Spot bercerita, terdapat animasi yang menunjukkan Miles dengan rambut dikepang yang hampir digigit laba-laba. Ketika awal menonton, tentunya kita enggak begitu memahami gambaran tersebut. Nah, di akhir film, kita baru tahu bahwa Miles dari Earth-42 ini punya rambut dikepang dan enggak jadi manusia laba-laba karena laba-laba 42 pindah ke semesta Miles yang kita ketahui. Detail menarik ini membuat penjelasan Spot jadi semakin masuk akal.

9. Asal-usul laba-laba yang menggigit Miles terungkap

Laba-laba Spider-Man: Across the Spider-Verse
Laba-laba Spider-Man: Across the Spider-Verse Via Istimewa.

Dalam Spider-Man: Into the Spider-Verse (2018), laba-laba yang menggigit Miles memiliki tulisan “Alchemax 42”. Enggak hanya itu, laba-laba tersebut juga mengalami glitch ketika hampir menggigit Miles. Nah, kini dari sekuelnya kita pun tahu alasan laba-laba tersebut mengalami glitching. Ternyata, memang laba-laba ini berasal dari semesta yang berbeda, yaitu Earth-42 yang seharusnya menggigit Miles di sana.

10. Alasan Spidey-Sense Miles Morales berwarna ungu dan hijau terungkap

Via Istimewa

Kembali kilas balik ke film pertamanya, animasi ketika Miles Morales pertama kali digigit laba-laba tersebut berwarna ungu dan hijau. Namun, enggak lama kemudian berubah menjadi merah dan biru setelah bertemu dengan Peter B. Parker.

Setelah menonton film keduanya ini, akhirnya warna tersebut memang enggak sembarang warna. Ungu dan hijau merupakan warna khas Prowler. Hal itu menandakan Miles yang kita tahu ini sebenarnya “ditakdirkan” untuk menjadi Prowler, sementara Miles dari Earth-42 yang kita lihat sebagai Prowler seharusnya menjadi Spider-Man.

11. Meme Spider-Man yang saling menunjuk

Via Istimewa

Meme tiga Spider-Man yang saling menunjuk memang sudah menjadi bagian dari budaya populer. Oleh karena itu, ketika ketiga aktor Spirder-Man dalam Spider-Man: No Way Home (2021), yaitu Tobey Maguire, Andrew Garfield, dan Tom Holland berpose ala meme tersebut, dunia internet pun langsung ramai. Nah, dalam Across the Spider-Verse, meme ini “diciptakan kembali” melalui adegan ketika para Spider-Man di Spider Society diminta Miguel untuk menangkap Spider-Man Miles Morales.

12. Dunia Spider-Gwen dilukiskan dengan cat warna yang berubah sesuai emosinya

Via Istimewa

Setiap semesta punya ciri khas masing-masing, termasuk semesta Spider-Gwen. Di dunianya, semua dilukiskan dengan gaya cat warna yang indah. Kalau kalian perhatikan, cat warna tersebut akan berubah warna sesuai emosi Gwen. Ketika sedang sedih, dunianya berwarna biru dan cenderung lebih gelap. Sebaliknya, ketika sedang senang atau sedang beraksi sebagai Spider-Gwen, warnanya cenderung merah dan lebih terang.

Cat warna tersebut juga menggambarkan perkembangan hubungannya dengan sang ayah. Di akhir ketika ayahnya mengungkapkan berhenti sebagai polisi, cat warna tersebut menyatu dan pada akhirnya menjadi warna putih. Hal ini seperti melambangkan emosi Gwen yang lebih damai dan tenang setelah kepribadiannya sebagai superhero dan sebagai seorang anak sudah menyatu, serta diterima dengan hangat oleh sang ayah.

                                                                     ***

Nah, itulah deretan easter egg dan referensi menarik sepanjang Spider-Man: Across the Spider-Verse (2023). Menarik, bukan? Apakah kalian menemukan easter egg lain yang enggak kalah serunya? Bagikan pada kolom komentar di bawah, ya! Jangan lupa ikuti KINCIR buat dapatin informasi menarik seputar film atau serial lainnya.

Stay Updated!
Tetap terhubung di media sosial supaya cepat dapat pembaruan.