the notebook punya ending berbeda di inggris

6 Film Ini Punya Ending Berbeda Tergantung di Negara Mana Kamu Menontonnya

Kita mungkin sering mendengar istilah alternative ending. Biasanya istilah ini digunakan oleh sebuah film yang memiliki beberapa akhir jalan cerita. Ada yang alternative ending dibuat beberapa waktu setelah filmnya tayang. Tapi ada juga Alternative ending yang dibuat berdasarkan wilayah film itu ditayangkan.

Ada beberapa film yang dibuat dengan ending berbeda tergantung di mana kamu menontonnya. Hal ini bisa terjadi karena adanya regulasi teretentu atau menyesuaikan minat penonton di negara tersebut.

Di bawah ini adalah deretan daftar film-film yang punya ending berbeda di negara-negara tertentu.

6 Film dengan ending berbeda tiap negara

1. The Notebook – Inggris

Pecinta film mana yang enggak tahu Film The Notebook? Film yang dibintangi oleh Ryan Gosling dan Rachel McAdams ini menampilkan cerita cinta yang haru biru. Tentang sepasang suami istri yang kehidupan cintanya digoncang beragam masalah. Namun mereka bertahan hingga akhirnya, pada ujung cerita karkater Noah dan Allison yang jadi karakter utama meninggal dunia.

Uniknya, Film The Notebook rilis pada tahun 2004 Sementara beberapa tahun kemudian Netflix mengunggah film ini sebagai salah satu konten yang bisa ditonton oleh banyak orang. Tapi, di Inggris Film The Notebook yang disaksikan lewat Netflix punya ending yang berbeda dengan Film The Notebook di tempat lain. Kalau yang kita tahu Noah dan Allison meninggal dunia di ujung film. Di Netflix Inggris, enggak ada adegan tersebut, semuanya dibuat sumir dan penonton akan mengira-ngira sendiri apakah Noah dan Allison meninggal bersama atau tidak.

2. Lord of War – Tiongkok

Saat Film Lord of War dirilis, karier Nicholas Cage sedang dalam trend yang baik. Semua orang kenal sepak terjang pria kelahiran tahun 1964 itu. Karenanya film ini didistibusikan luas ke seluruh dunia hingga akhirnya mendarat di Tiongkok. Tapi, Tiongkok punya aturan yang ketat terutama soal film. Karena itu ending Film Lord of War berubah.

Dalam ending umumnya, karakter Yuri yang dibintangi oleh Nicholas Cage kabur dari penjara, melarikan diri dan kemudian memulai hidup barunya yang jauh dari hingar binger dunia yang selama ini membuatnya senang. Nah di Tiongkok adegan itu dipotong. Pemerintah sana memotong 30 menit terakhir film ini. Jadi ending Lord of War di Tiongkok adalah Yuri yang mendekam di penjara bahkan dipertegas dengan sebuah teks jika Yuri dipenjara seumur hidup.

Hal ini dilakukan karena pemerintah setempat khawatir film ini jadi inspirasi buat orang-orang melakukan aksi yang bertentangan dengan nilai negara.

3. Pride and Prejudice – Amerika Utara

 Film yang dikenal di Inggris ini membuat banyak orang menaruh hati. Film Pride and Prejudice adalah film yang diangkat dari novel karya Jane Austen. Filmnya pun di sebar ke seluruh dunia. Namun di Amerika Serikat, film ini punya alternative ending yang rilis khusus di sana.

Jika lumrahnya film ini ditutup dengan sebuah adegan ketika tuan Bennet memberi restu pada Elizabeth dan Darcy untuk menikah. Namun di Amerika Utara, film ini punya akhir yang berbeda jauh. Sebab endingnya dibuat dengan menambahkan adegan Elizabeth dan Darcy berciuman hingga bercumbu.

Hal ini mendapat banyak keritik lantaran adegan tersebut justru enggak sesuai dengan novelnya. Uniknya, justru ending berbeda yang dirilis di beberapa di dataran Amerika Utara itu adalah adegan-adegan yang sejak awal memang diniatkan untuk dihapus.

4. Minions: The Rise of Gru – Tiongkok

Kita semua tahu Mininons adalah sebuah film animasi yang selalu bikin penonton terpingkal. Sudah empat film dirilis oleh iluminations Movies dan semuanya selalu bikin penonton ketawa terbahak karena filmnya memang menghibur. Namun, enggak semua orang bisa menganggap semua yang ada dalam Film Minions: The Rise of Gru adalah candaan. Pemerintah Tiongkok misalnya.

Tiongkok mengubah ending film ini karena dirasa menormalisasikan kekerasan yang dibuat oleh Gru dan yang lainnya. Jika dalam ending umumnya Gru dan komplotannya terbebas atas semua tuduhan keonaran yang mereka buat. Di Tiongkok ending filmnya berbeda, mentor Gru yang bernama Vicious 6 ditangkap dan dipenjara seumur hidup karena keonaran yang ia buat.

5. King Kong vs Godzila – Amerika Serikat

Jauh sebelum bertempur kembali dalam monsterverse yang telah digadang sejak 2014 lalu. Pertarungan dua mahluk raksasa ini sudah dibuat pada tahun 1962. Bedanya film ini punya dua versi ending tergantung di mana kamu menontonnya di Asia atau di Amerika.

Jika kamu menontonnya di Asia, kamu akan melihat jika dalam pertempuran terakhir fim ini Kong yang menang sementara kalau kamu nontonnya di Amerika, pemenangnya justru Godzila. Ending berbeda ini enggak membuat keternaran cerita Godzila dan Kong memudar, sebaliknya cerita monsterverse justru semakin berkembang.

6. Fight Club – Tiongkok

Kembali ke negara tirai bambu, negara ini memang punya sistem yang begitu ketat terhadap segala bentuk film yang masuk. Fight Club tahun 1999 juga kena imbasnya. Kita semua tahu jika film karya David Fincher ini memiliki premis yang begitu menarik. Ceritanya dibangun dengan kuat dan memb uat banyak orang jatuh hati sampai saat ini.

Ending cerita film ini adalah ketika the Narrator dan Tyler Durden memusnahkan kota dengan aksi membumi hanguskan. Penonton diseluruh dunia mungkin akan melihat adegan ini terasa keren, namun Tiongkok enggak suka. Ending film ini diubah, ceritanya ditutup dengan keduanya yang gagal untuk merencanakan aksinya menghancurkan kota.

***

Itu tadi sederet film yang punya ending berbeda di negara tertentu. Dari semua daftar di atas, mana yang menurut kamu alasan dan endingnya paling absurd?

Stay Updated!
Tetap terhubung di media sosial supaya cepat dapat pembaruan.