Studio Ghibli

5 Film Anime Produksi Studio Ghibli dengan Rating Terburuk

Selama 39 tahun berdiri sejak Juni 1985, Studio Ghibli dikenal sebagai salah satu studio film anime terbaik hingga saat ini. Sudah banyak judul film anime yang dirilis Studio Ghibli, bahkan mereka terakhir merilis film pada 2023 lalu, yaitu The Boy and the Heron (2023). Film anime Studio Ghibli selalu dikenal dengan animasi yang indah dan cerita yang menyentuh. Enggak heran banyak filmnya yang mendapatkan review bagus.

Beberapa waktu lalu, KINCIR membuat daftar film Studio Ghibli dengan rating terbaik, bahkan ada tiga film yang mendapatkan rating 100%! Di antara banyaknya film Studio Ghibli yang mendapatkan rating bagus, tentu saja ada film yang ratingnya kurang memuaskan. Bahkan, ada beberapa film Studio Ghibli yang mendapatkan rating “Busuk”.

Nah, film anime produksi Studio Ghibli apa saja yang ratingnya paling rendah berdasarkan Rotten Tomatoes?

Film anime Studio Ghibli dengan rating terburuk

5. From Up on Poppy Hill (2011) – rating: 87%

Studio Ghibli

Selain sebagai pendiri Studio Ghibli, Hayao Miyazaki juga banyak menyutradarai film karya studionya. Kemampuan Hayao sebagai sutradara film animasi pun menurun ke anaknya, yaitu Goro Miyazaki. Salah satu film Studio Ghibli yang digarap oleh Goro adalah From Up on Poppy Hill, yang diadaptasi dari manga berjudul sama karya Chizuru Takahashi dan Tetsuro Sayama. Film ini mendapatkan skor 87% di Rotten Tomatoes.

Selain From Up on Poppy Hill, ada film Studio Ghibli lainnya yang mendapatkan skor 87%, yaitu Howl’s Moving Castle (2004). Namun, Howl’s Moving Castle mendapatkan skor audiens 93%, sedangkan From Up on Poppy Hill mendapatkan skor audiens 80%. Dengan skor 87%, From Up on Poppy Hill sebenarnya masih masuk kategori film bagus, jadi kamu enggak perlu ragu untuk menonton film ini.

4. Pom Poko (1994) – rating: 86%

Studio Ghibli

Selain Miyazaki, pendiri Studio Ghibli lainnya yang juga menjadi sutradara film karya studionya adalah almarhum Isao Takahata. Nah, Pom Poko adalah salah satu film Studio Ghibli yang digarap oleh Takahata. Fakta menariknya, judul Pom Poko mengacu pada suara tanuki (rakun dalam bahasa Jepang) yang memukul perut mereka. Enggak heran film ini menampilkan tanuki sebagai karakter utamanya.

Pom Poko mendapatkan skor 86% di Rotten Tomatoes, yang sebenarnya juga masih masuk dalam kategori film bagus, jadi enggak ada salahnya jika kamu menonton film ini. Seperti cerita rakyat Jepang, Pom Poko berkisah tentang tanuki, makhluk ajaib yang mampu berubah bentuk menjadi manusia atau benda lain. Walau begitu, tanuki merupakan makhluk menyenangkan yang tingkahnya sedikit nakal.

3. My Neighbors the Yamadas (1999) – rating: 78%

Studio Ghibli

Film lainnya yang juga disutradarai oleh Isao Takahata adalah My Neighbors the Yamadas, yang diadaptasi dari manga Nono-chan karya Hisaichi Ishii. Berbeda dengan film Studio Ghibli lainnya, My Neighbors the Yamadas hadir dengan gaya animasi ala strip komik. Film ini mendapatkan skor 78% di Rotten Tomatoes karena visualnya yang unik dan humornya yang menghibur.

Skor 78% jelas masih menjadi skor positif, sehingga kamu enggak perlu ragu untuk menonton film ini. My Neighbors the Yamadas berkisah tentang kehidupan keluarga Yamada yang mencakup berbagai isu keluarga yang disajikan dengan gaya lucu. Konflik yang ditampilkan film ini jelas relate bagi kehidupan keluarga banyak orang.

2. Tales from Earthsea (2006) – rating: 38%

Studio Ghibli

Selain From Up on Poppy Hill, film Studio Ghibli lainnya yang disutradarai oleh Goro Miyazaki adalah Tales from Earthsea. Menariknya, film ini diadaptasi dari dua novel berbeda, yaitu Earthsea karya Ursula K. Le Guin dan Shuna’s Journey karya Hayao Miyazaki. Berbeda dengan tiga film sebelumnya yang masih mendapatkan skor “Segar”, Tales from Earthsea mendapatkan skor “Busuk” di Rotten Tomatoes, yaitu 38%.

Tales from Earthsea dikritik karena ceritanya yang sangat menyimpang dari sumber novelnya. Penulis Earthsea, Le Guin, bahkan terang-terangan menyatakan kekecewaannya karena Tales from Earthsea yang sangat berbeda dari novelnya. Walau begitu, Le Guin tetap memberikan penilaian positif kepada visual Tales from Earthsea.

1. Earwig and the Witch (2020) – rating: 28%

Studio Ghibli

Lagi dan lagi film yang digarap oleh Goro Miyazaki kembali masuk dalam daftar film anime Studio Ghibli dengan rating terburuk. Earwig and the Witch menjadi film Studio Ghibli rating terendah dengan skor 28% di Rotten Tomatoes, yang mana merupakan karya lainnya dari Goro Miyazaki. Film ini dikritik karena ceritanya sama sekali tidak menginspirasi seperti film Studio Ghibli lainnya.

Diadaptasi dari novel berjudul sama karya Diana Wynne Jones, Earwig and the Witch berkisah tentang Earwig, anak dari penyihir yang ditinggalkan di sebuah panti asuhan saat dia masih bayi. Ketika berusia 10 tahun, Earwig ternyata betah menjalani kehidupannya di panti asuhan, hingga suatu hari dia diadopsi oleh Bella Yaga dan Mandrake.

***

Itulah deretan film anime produksi Studio Ghibli dengan rating terburuk. Di antara kelima film di atas, manakah yang kamu tidak sangka ternyata masuk dalam daftar rating terendah?

Stay Updated!
Tetap terhubung di media sosial supaya cepat dapat pembaruan.