Film Found Footage - The Blair Witch Project

5 Film Horor Found Footage Ini Buktikan Kamerawan Enggak Selalu Selamat

Ada fan theory yang bilang, cameraman alias kamerawan itu selalu selamat dalam film. Benarkah demikian? Nyatanya, hal ini enggak berlaku buat film-film horor dengan teknik perekaman found footage. Di dalam film ini, kamerawan justru enggak lepas dari kematian, bahkan enggak jarang kematian mereka juga mengerikan.

Film horor apa sajakah yang kamerawannya enggak selamat? Simak daftarnya berikut ini!

Film Horor found footage yang kamerawannya enggak selamat

1. The Blair Witch Project (1999)

Film horor found footage
Film Horor kamerawan enggak selamat (Sumber: Istimewa).

Di antara sekian banyak film dengan teknik found footage, The Blair Witch Project adalah film yang paling nyata dan mengerikan yang pernah KINCIR tonton. Soalnya, film ini mengisahkan tentang sekelompok mahasiswa film yang sedang mengerjakan proyek film dokumenter tentang mitos penyihir Blair Witch. Bisa kamu tebak, proyek ini enggak berjalan “lancar”. Peristiwa demi peristiwa aneh terjadi dan pada akhirnya mengundang kematian.

Diambil dari sudut pandang kamerawan yang merupakan salah satu anggota proyek ini, ternyata si kamerawan juga enggak luput dari kematian, loh! Tiga mahasiswa–Josh, Heather, dan Mike–masing-masing memegang kamera dan merekam hal-hal aneh hingga detik terakhir. Setelah Josh menghilang, Heather dan Mike mencarinya dan malah tersesat ke hutan yang lebih dalam. Josh memegang kamera, hilang.

Mike memegang kamera, hilang sampai ditemukan oleh Heather sedang berdiri di pojok ruangan menatap tembol. Heather yang memegang kamera terakhir kemudian berteriak karena suatu hal dan menjatuhkan kamera.

Film ini memang dibuat serealistis mungkin hingga akhirnya membuat orang-orang percaya bahwa benar ada legenda tentang Blair Witch–yang sebenarnya hanya kisah fiktif yang dibuat untuk film ini.

Para karakternya juga memerankan diri mereka sendiri dan enggak diberitahu banyak tentang proses shooting tersebut sehingga mereka benar-benar menunjukkan ketakutan selama shooting 20 jam! Namun, pada akhirnya ketiga mahasiswa tersebut tetap dinyatakan hilang yang kemungkinan besar berarti enggak selamat.

2. Cloverfield (2008)

Poster film Cloverfield (Sumber: Istimewa)

Ini adalah film horor fiksi ilmiah paling seru dan canggih pada masanya. Bayangkan, mereka mengakali kekurangan untuk menghadirkan monster alien sebesar gedung pencakar langit dengan gayat sinematografi shaky camera! Hasilnya, kita dibuat bertanya-tanya sebenarnya apa yang terjadi. Dari awalnya para karakter bersenang-senang merayakan kelulusan, suasana pun berubah jadi mencekam setelah gempa bumi dan lampu seluruh kota padam. Tanpa mengetahui apa penyebabnya, sang kamerawan, Hud Platt, terus merekam hingga akhir.

Setelah melihat mereka diselamatkan oleh pihak militer dan betapa mengerikannya monster yang mereka hadapi, kita diberi harapan bahwa kamerawan akan selamat. Sayangnya, masih ada kelanjutan dari itu semua dan Hud enggak beruntung untuk terselamatkan. Rob dan Beth yang juga bersama dengan Hud di helikopter penyelamat yang jatuh akhirnya mengambil alih kamera dan tetap enggak selamat. Jadi, teori kamerawan selalu selamat enggak terbukti di film ini.

3. Quarantine

Salah satu adegan di film Quarantine (Sumber: Istimewa)

Satu lagi film found footage thriller/horror yang kamerawannya enggak selamat. Quarantine mengisahkan tentang virus rabies yang menyebar di sebuah apartemen yang menyebabkan para penghuni apartemen berubah menjadi agresif dan menyerang satu sama lain.

Film horor ini diambil dari sudut pandang kamerawan dan seorang reporter yang sedang merekam aksi pemadam kebakaran dalam keseharian mereka. Kali ini, mereka mendapatkan telepon dari sebuah apartemen bahwa ada seseorang yang berteriak di kamarnya.

Saat dikonfrontasi, orang itu malah menyerang balik sehingga harus ditembak mati. Namun, masalahnya muncul setelah itu ketika orang-orang yang diserang mulai berubah. Karena apartemen tempat kejadian sangat gelap, kita cuma bisa mengandalkan lampu dari kamera untuk melihat dengan jelas footage yang disajikan. Namun, pada akhirnya, sang kamerawan enggak selamat, menyisakan sang reporter yang memegang kamera hanya untuk menanti dirinya menjadi korban selanjutnya. 

4. Keramat (2009)

Migi kesurupan di Keramat (Sumber: Istimewa)

Monty Tiwa menyutradarai film horor dengan format dokumenter ini, sekaligus menjadi sang kamerawan, Cungkring. Mengisahkan tentang kru film yang ingin memproduksi film di Bantul, Yogyakarta, proses shooting mereka sama sekali enggak bisa lepas dari masalah karena Migi, salah satu aktor mereka. Mulai dari tersesat setelah riset tempat shooting, melihat kobaran api melayang di jalan, hingga Migi kesurupan, semua masalah memuncak saat mereka harus masuk ke alam lain untuk menyelamatkan Migi. 

Film ini sebenarnya cukup asyik untuk dinikmati karena Cungkring selalu melontarkan komentar-komentar yang bikin ngakak di tengah-tengah ketegangan. Sayangnya, ketika hampir selamat dan keluar dari alam itu, Cungkring justru malah diuji dengan iming-iming akan menjadi sutradara. Tergiur dengan hal ini, Cungkring malah enggak selamat. Kita butuh keadilan untuk Cungkring!

5. As Above, So Below (2014)

Found footage di As Above, So Below (Sumber: Istimewa)

Paris enggak cuma tentang romansa dan Menara Eiffel. Di Paris ada sebuah pemakaman besar di bawah tanah yang berisi ribuan tengkorak, tepat di bawah kota Paris! Pemakaman inilah yang dieksplorasi oleh sekelompok kru film horor dokumenter yang ingin menemukan batu bertuah yang membawa keabadian. Berdasarkan teka-teki dari Nicolas Flamel, alkemi legendaris Prancis, yang telah pecahkan, mereka pun pergi ke Katakombe Paris untuk mencari batu bertuah tersebut.

Makin mereka masuk ke dalam, makin mereka menemukan sisi gelap diri mereka. Benji, sang kamerawan, sayang sekali enggak selamat setelah bertemu dengan anggota kultus aneh di bagian terdalam Katakombe. Pada akhirnya, film ini hanya menyisakan Scarlett, George, dan Zed yang selamat. 

***

Teori kamerawan selalu selamat memang lucu-lucuan aja. Makanya, kelima film di atas justru punya kamerawan yang pada akhirnya mati juga. Kira-kira, film apa lagi yang punya premis yang berlawanan dengan teori “kamerawan selalu selamat”? Share ke KINCIR, ya!

Stay Updated!
Tetap terhubung di media sosial supaya cepat dapat pembaruan.