karakter anime naruto jinchuriki kurama

(Naruto) 5 Karakter yang Pernah Jadi Jinchuriki Kurama, Siapa yang Paling Kuat?

Anime Naruto Shippuden memang sudah tamat sejak beberapa tahun yang lalu. Namun, anime ciptaan Masashi Kishimoto tersebut masih serinng menjadi perbincangan hingga sekarang. Apalagi, kisahnya masih berlanjut lewat Boruto: Two Blue Vortex yang lebih berfokus pada kisah anaknya Naruto.

Dalam kelanjutan cerita Two Blue Vortex, ada hal menarik yang berkaitan dengan status Jinchuriki Kurama alias Kyuubi. Sebab, muncul kembali sosok Jinchuriki terbaru dari sang Rubah Ekor Sembilan. Hal ini pun menambah jajaran karakter yang pernah menjadi Jinchuriki dari Kurama sepanjang sejarahnya.

Nah, berikut ini KINCIR akan membahas deretan karakter di semesta Naruto yang pernah jadi Jinchuriki Kurama. Yuk, simak deretannya!

Deretan Jinchuriki Kurama di anime Naruto

1. Mito Uzumaki

Istimewa

Mito Uzumaki merupakan Jinchuriki pertama dari Kurama dan sekaligus menjadi istri dari Hashirama Senju selaku Hokage Pertama. Klan Uzumaki pun terkenal dengan teknik segelnya yang sangat ampuh ketimbang kebanyakan ninja lain. Hal ini jugalah yang jadi pertimbangan Mito Uzumaki sebagai Jinchuriki dari Kurama.

Mito pertama kali menjadi Jinchuriki setelah Hashirama berhasil mengalahkan Madara Uchiha dan mendapatkan Kurama yang sempat jadi hewan kuchiyose dari sang rival. Mito kemudian menyegel Kurama dalam tubuhnya agar tidak lepas kendali dan bikin kekacauan di Desa Konoha atau manapun.

Segel Kurama di tubuh Mito pun sempat melemah ketika ia sedang melahirkan, tapi setelah itu ia bisa menahan Kurama kembali hingga usianya sangat tua. Mito juga berhasil mengetahui cara untuk melawan rasa benci Kurama yang mampu mengendalikan tubuhnya, yaitu dengan memenuhi kehidupan pribadinya dengan rasa cinta.

2. Kushina Uzumaki

Sebelum meninggal dunia, Mito Uzumaki sudah sempat mencari sosok yang tepat untuk melanjutkan statusnya sebagai Jinchuriki Kyuubi. Pilihan tersebut akhirnya jatuh kepada Kushina Uzumaki, seorang anak perempuan di klannya yang memiliki chakra spesial. Kushina pun sempat takut ketika terpilih jadi Jinchuriki, tapi Mito berhasil menenangkannya dan mengajari banyak hal tentang menjadi Jinchuriki.

Sewaktu beranjak dewasa, segel Kurama di tubuh Kushina sempat hampir lepas. Beruntungnya, Kushina berhasil menahan kekuatan Kurama lagi dengan bantuan Minato serta perasaan cinta antara mereka berdua.

Ketika akan melahirkan Naruto, segel di tubuh Kushina pun melemah seperti yang dialami oleh Mito Uzumaki. Obito Uchiha pun memanfaatkan momen tersebut untuk mengeluarkan Kurama dari tubuh Kushina, dan pada akhirnya berhasil ia lakukan. Masa Kushina menjadi Jinchuriki dari Kurama pun berakhir di momen tersebut.

3. Minato Namikaze

Setelah Obito Uchiha mengeluarkan Kurama dan tubuh Kushina, sang Rubah Ekor Sembilan pun langsung mengamuk dan membuat kekacauan di Desa Konoha. Hal ini kemudian membuat Minato Namikaze yang saat itu menjabat sebagai Hokage Keempat mencoba untuk menghentikan Kurama.

Minato pada akhirnya memutuskan untuk menghentikan Kurama dengan cara menyegel sang Kyuubi ke dalam tubuh anaknya yang baru lahir, yaitu Naruto Uzumaki. Namun, karena chakra Kurama terlalu besar dan berbahaya untuk dimasukkan ke tubuh anak bayi, Minato akhirnya menyegel setengah chakra sang Kyuubi ke dalam tubuhnya, walau ia harus meninggal karena jenis segel yang digunakannya.

Tindakan Minato tersebut kemudian turut membuatnya menjadi Jinchuriki dari Kurama, walau hanya menyegel chakra Yin dari sang Kyuubi. Ketika dihidupkan kembali menggunakan Edo Tensei oleh Orochimaru, Minato pun terlihat mampu menggunakan mode chakra Kurama untuk bertarung. Hal ini menandakan kalau Minato dan Yin Kurama sudah memiliki ikatan baik sewaktu di alam kematian.

4. Naruto Uzumaki

Naruto Uzumaki merupakan Jinchuriki Kurama yang paling populer, mengingat ia adalah karakter utama. Sewaktu kecil, ia sering dikucilkan karena menjadi wadah dari sosok monster yang telah menghancurkan Desa Konoha. Hal ini kemudian membuat sang tokoh utama tersebut juga sempat terganggu dengan keberadaan Kurama di dalam tubuhnya.

Namun, pada akhirnya Naruto justru jadi Jinchuriki Kurama pertama yang berhasil berteman dengan sang Kyuubi dan menghilangkan rasa benci monster tersebut terhadap umat manusia. Naruto juga berhasil menguasai berbagai macam mode chakra Kurama sebagai kekuatan tambahannya saat bertarung berkat hal tersebut.

Sayangnya, salah satu mode chakra Kurama, yaitu Baryon Mode, justru menjadi akhir dari perjalanan Naruto sebagai Jinchuriki Kurama. Hal ini karena dalam mode tersebut Kurama mengorbankan seluruh chakra-nya sebagai “bahan bakar” ketika bertarung. Setelah itu, perwujudan Kurama di dalam tubuh Naruto pun menguap, yang jadi momen kematian sang Kyuubi.

5. Himawari Uzumaki

Setelah kematian Kurama usai Naruto menggunakan Baryon Mode, banyak yang menduga kalau sang Rubah Ekor Sembilan tidak akan kembali lagi. Sebab, Kurama tewas karena seluruh chakra-nya telah digunakan sehingga kemungkinan tidak bisa reinkarnasi lagi. Namun, di chapter terbaru Boruto: Two Blue Vortex, Kurama secara mengejutkan kembali lagi.

Di chapter tersebut Kurama yang masih berukuran mungil berada di dalam tubuh Himawari yang merupakan anak keduanya Naruto. Himawari juga sempat terlihat bertemu dengan Kurama di alam bawah sadarnya. Hal ini tentunya otomatis membuat Himawari sebagai Jinchuriki terbaru dari Kurama.

Sejauh ini belum diketahui bagaimana Kurama bisa berada dalam tubuh Himawari setelah kematiannya usai menggunakan Baryon Mode. Namun, hal ini membuat Himawari ke depannya akan bisa menggunakan berbagai mode chakra Kurama layaknya Naruto untuk bertarung. Apalagi, Kurama yang ada di tubuh Himawari tampak punya ingatan dari versi Kurama sebelumnya, sehingga sudah ramah bagi manusia.

***

Nah, itulah deretan karakter di semesta Naruto yang pernah menjadi Jinchuriki dari Kurama. Dari sejumlah Jinchuriki tersebut, siapakah yang menurut kamu paling kuat? Share pendapat kamu dan ikuti terus KINCIR untuk kabar terbaru seputar anime lainnya, ya!

Stay Updated!
Tetap terhubung di media sosial supaya cepat dapat pembaruan.