Review Film Transformers: Rise of the Beasts (2023)

Transformers: Rise of the Beasts
Genre
  • fiksi ilmiah
Actors
  • Anthony Ramos
  • Dominique Fishback
  • Michelle Yeoh
  • Pete Davidson
  • Peter Cullen
  • Peter Dinklage
  • Ron Perlman
Director
  • Steven Caple Jr.
Release Date
  • 07 June 2023
Rating
4 / 5

*Spoiler Alert: Review film Transformers: Rise of the Beasts mengandung bocoran yang bisa saja mengganggu kamu yang belum menonton.

Pada 2018, Paramount Pictures merilis Bumblebee (2018), yang merupakan spin-off dari seri film Transformers. Lima tahun setelah perilisan Bumblebee, Paramount Pictures kini merilis standalone sequel-nya yang diberi judul Transformers: Rise of the Beasts. Disebut standalone sequel karena cerita Rise of the Beasts tidak sepenuhnya terhubung dengan Bumblebee. Lalu, karakter manusia di Bumblebee juga tidak kembali di film terbaru ini.

Rise of the Beasts digarap oleh Steven Caple Jr., sosok yang juga pernah menyutradarai Creed II (2018). Film ini menampilkan dua karakter utama manusia yang diperankan oleh Anthony Ramos dan Dominique Fishback. Lalu aktor yang menjadi pengisi suara, di antaranya Peter Cullen, Pete Davidson, Ron Perlman, Michelle Yeoh, Peter Dinklage, dan aktor lainnya.

Rise of the Beasts berkisah tentang penemuan kunci Transwarp di Bumi, yang memicu kedatangan Terrorcons, yang merupakan anak buahnya Unicron. Unicron, sang dewa kegelapan yang ukurannya lebih besar dari planet, mengincar Transwarp untuk mempermudahnya berpindah tempat dalam menguasai alam semesta. Autobots, Maximals, dan dua manusia bernama Noah dan Elena pun bekerja sama untuk menghentikan Terrorcons.

Review film Transformers: Rise of the Beasts

Tampilkan kolaborasi Autobots, Maximals, dan manusia yang begitu epic!

Review film Transformers: Rise of the Beasts
Review film Transformers: Rise of the Beasts

Seperti yang telah dijelaskan di atas, Rise of the Beasts menjadi standalone sequel-nya Bumblebee karena cerita kedua film ini tidak sepenuhnya terhubung. Walau begitu, saya merasakan Rise of the Beasts memiliki vibe Bumblebee yang sangat kuat secara penceritaannya. Bumblebee dibuka dengan adegan flashback perjuangannya Autobots, sedangkan Rise of the Beasts dibuka dengan adegan flashback perjuangannya Maximals.

Baik Autobots dan Maximals bahkan memutuskan untuk mengungsi ke Bumi setelah dikejar musuh mereka masing-masing. Baik di Bumblebee maupun Rise of the Beasts, keduanya menceritakan bagaimana salah satu anggota Autobots menjalin keterikatan dengan manusia. Karakter utama manusia di Bumblebee dan Rise of the Beasts juga sama-sama memiliki sidekick. Gaya penceritaan Rise of the Beasts pokoknya benar-benar mengingatkan saya tentang alur penceritaan Bumblebee.

Walau secara vibe mirip dengan Bumblebee, Rise of the Beasts menampilkan keseruan dengan skala yang lebih besar. Jelas saja karena Rise of the Beasts menampilkan villain sebesar Unicron. Selain itu, kita juga bisa melihat kolaborasi epic antara Autobots, Maximals, dan manusia dalam menghentikan Terrorcons. Dibandingkan Bumblebee yang kehadiran Transformers-nya sangat sepi, Rise of the Beasts lebih memuaskan penggemar dengan menghadirkan lebih banyak Transformers.

Sutradara Steven Caple Jr. juga berhasil membangun intensitas Rise of the Beasts dengan sangat baik. Pace awal film memang terasa agak lambat, tetapi pace dibuat semakin terus naik hingga akhir filmnya. Alhasil, final battle Rise of the Beasts terasa begitu epic karena pembangunan pace-nya yang konsisten. Sudah mendapatkan final battle yang memuaskan, film ini juga ditutup dengan kejutan yang sudah pasti bakal membangkitkan jiwa para fanboy atau fangirl!

Chemistry karakter Noah Diaz dan Mirage yang paling mencuri perhatian

Review film Transformers: Rise of the Beasts
Review film Transformers: Rise of the Beasts

Bumblebee menampilkan proses keterikatan antara Bumblebee dengan manusia bernama Charlie Watson. Sedangkan di Rise of the Beasts, kita bakal melihat anggota Autobots lainnya, yaitu Mirage, yang membangun keterikatan dengan manusia bernama Noah Diaz. Jika hubungan Bumblebee dan Charlie lebih ke arah sentimental, hubungan Mirage dan Noah di film ini ditampilkan secara lebih menyenangkan dan gokil.

Aktor yang menjadi pengisi suaranya Mirage, yaitu Pete Davidson, sangat berhasil membuat Mirage menjadi karakter yang lovable dan menyenangkan dengan gaya bicara yang slengean tetapi asyik. Rasanya begitu selaras ketika Mirage dipasangkan dengan Noah yang juga punya gaya bicara ala anak gaul Amerika Serikat.

Aktor yang memerankan Noah, yaitu Anthony Ramos, juga punya karisma sendiri yang tidak kalah dengan pemeran-pemeran utama Transformers sebelumnya, di antaranya Shia LaBeouf, Mark Wahlberg, dan Hailee Steinfeld. Noah juga diceritakan memiliki rekan manusia dalam menyelamatkan Bumi, yaitu Elena Wallace, yang diperankan oleh Dominique Fishback. Sayangnya, Fishback masih perlu usaha lagi untuk membuat Elena menjadi se-likeable Noah.

Adegan pertarungan epic yang diiringi dengan musik yang asyik

Review film Transformers: Rise of the Beasts
Review film Transformers: Rise of the Beasts

Seperti film-film Transformers sebelumnya, kualitas CGI untuk para karakter robot di Rise of the Beasts juga tidak mengecewakan. Karakter-karakter robot baru yang diperkenalkan di Rise of the Beasts, yaitu Maximals dan Terrorcons, juga ditampilkan dengan desain karakter yang mengagumkan. Saya juga dibuat kagum dengan desain karakternya Unicron, yang cukup absurd dengan bentuk lingkarannya tetapi tetap terlihat sangat mengerikan karena ukurannya yang melebihi planet.

Visual lain yang berhasil bikin saya kagum di Rise of the Beasts adalah visual pada saat momen final battle film ini. Pertarungannya ditempatkan di lokasi yang cukup mencekam. Ditambah lagi, momen ini juga memperlihatkan bahwa Maximals ternyata bisa bertransformasi menjadi bentuk robot yang bisa berdiri tegak seperti Autobots dan Terrorcons. Lalu, ada momen kejutan lainnya yang mana Noah bisa melakukan fusi dengan Mirage yang membuatnya terlihat seperti Iron Man!

Hal lainnya yang membuat momen final battle Rise of the Beasts terasa semakin ikonis adalah penggunaan backsound yang mengiringi pertarungan. Enggak hanya sekadar scoring, momen final battle Rise of the Beasts juga diiringi lagu-lagu rap yang menciptakan vibe yang jauh lebih badass selama pertarungan. Mata dan telinga benar-benar dimanjakan!

***

Transformers: Rise of the Beasts berhasil menjadi fondasi yang meyakinkan untuk masa depan waralaba Transformers. Rise of the Beasts mengadopsi segala hal yang berhasil di Bumblebee, namun dikemas dengan skala yang lebih besar dengan menampilkan kolaborasi Autobots, Maximals, dan karakter manusia yang begitu epic. Pastinya, jiwa fanboy kamu pasti bakal dibuat meronta-ronta pada ending filmnya!

Setelah baca review film Transformers: Rise of the Beasts, apakah kamu jadi tertarik menonton film fiksi ilmiah ini? Buat yang sudah menonton, jangan lupa bagikan pendapat kamu tentang film ini, ya!

Stay Updated!
Tetap terhubung di media sosial supaya cepat dapat pembaruan.