(REVIEW) Eggnoid (2019)

Eggnoid
Genre
  • drama
  • Romantis
Actors
  • Luna Maya
  • Morgan Oey
  • Sheila Dara Aisha
Director
  • Naya Anindita
Release Date
  • 05 December 2019
Rating
4 / 5

*Spoiler Alert: Artikel ini mengandung sedikit bocoran film yang bisa aja mengganggu buat kalian yang belum nonton.

Eggnoid menjadi film adaptasi yang diproduksi Visinema Pictures tahun ini. Film yang tayang mulai 5 Desember 2019 ini janjikan kisah romantis sejoli yang berbeda dunia. Bukan hanya kisah cinta, tapi juga ada nuansa keluarga dari film garapan Naya Anindita ini.

Film ini menceritakan Ran dan Eggy yang telah menjadi sepasang sahabat yang tak terpisahkan selama dua tahun terakhir. Ran yang dulu kesepian dan penuh dengan kesedihan kini menjadi sosok yang lebih bahagia berkat Eggy. Perasaan yang awalnya hanya sebagai sahabat, pelan-pelan berubah menjadi cinta.

Film Eggnoid adalah versi layar lebar dari komik digital webtoon karya Archie the RedCat yang telah dibaca oleh jutaan orang di beberapa negara. Lalu bagaimana ceritanya? Simak review KINCIR di bawah ini.


Lebih dari Sekadar Film Romantis

Menonton film romantis, rasanya enggak perlu menyiapkan energi lebih untuk berpikir. Soalnya, film romantis bisa dibilang sebagai media rekreasi setelah bekerja atau belajar seharian. Dampak inilah yang dibawa film Eggnoid.

Dengan sinopsis yang diceritakan, kita pun tahu ke mana film ini akan berakhir. Inilah yang berbeda dari film genre lainnya yang kita harapkan ada twist mencengangkan. Eggnoid pun demikian.

Dok. Visinema Pictures

Namun, jika kalian mengharapkan film romantis yang maknanya bisa menyadarkan soal kebahagiaan, Eggnoid jawabannya. Bukannya melebihkan, film garapan Naya Anindita ini punya ending yang bikin kita sadar siapa orang-orang yang selalu mendukung kita selama ini.

Sayangnya, salah satu kendala film romantis, yakni kurang membekas, jika hanya ditampilkan begitu saja atau berdasarkan ide orisinal. Untungnya, Eggnoid merupakan adaptasi webtoon yang udah memiliki jutaan pembaca. Untungnya lagi, live action-nya ini berlatar 2 tahun dari kisah webtoon-nya.

Sehingga, pembaca webtoon atau penonton yang baru tahu soal Eggnoid bisa mengikuti tanpa takut tertinggal informasi. Namun buat yang kepo soal Eggnoid lebih jauh, bisa melengkapinya dengan membaca webtoon-nya.

Menghidupkan Eggy dan Ran ke Layar Lebar

Dok. Visinema Pictures

Bukan hal mudah melahirkan karakter 2D ke live action. Pun dialami Eggnoid yang sempat bikin penggemar meragukan Morgan Oey jadi Eggy dan Sheila Dara jadi Ran. Lalu, bagaimana hasilnya?

Eggy bisa hidup oleh sosok Morgan, didukung dengan perawakan yang sesuai. Begitu juga dengan Ran dan karakter pendukung lainnya, seperti Tante Diani. Hebatnya, Naya menghidupkannya seakan mereka berada di dunia yang sama dengan kita. Tanpa imajinasi berlebihan.

Terutama Eggy, makhluk menyerupai manusia yang dikirim dari masa depan harus beradaptasi di Bumi. Kita enggak melihat sosok Eggy yang masih belajar makan, mandi, atau menyeberang. Yang kita lihat, sosok Eggy yang udah bisa melakukan apa-apa sendirian, bekerja, bahkan jatuh cinta.

Dok. Visinema Pictures

Sosok cowok yang ditampilkan tampan, polos, dan penyayang terlihat dari sosok Morgan Oey. Cewek depresif yang butuh dirangkul tepat diperankan Sheila Dara. Sosok penyayang dan mengemong dengan penuh cinta bisa terlihat dari Luna Maya.

Selain Morgan dan Sheila, film remaja kedua dari Visinema ini dibintangi oleh Kevin Julio, Anggika Bolsterli, Reza Nangin, Martin Anugrah, Fatih Unru, Reuben Elishama, dan Marissa Anita.

Desain Produksi yang Detail

Salah satu kelebihan film ini soal desain produksi yang detail. Bahkan, saking detailnya, bukan hanya terlihat indah, tapi juga memberikan inspirasi. Misalnya, desain kamar Ran beserta barang-barangnya yang terlihat padat, membuat ruangan terasa homie.

Selain itu, adegan di rooftop rumah Ran juga menarik perhatian. Menyulap suasana atap menjadi tempat bermain menjadi salah satu inspirasi yang bisa dicontoh. Bahkan, suasana yang dibangun mirip dengan serial romantis Korea.

Dok. Visinema Pictures

Secara garis besar, film Eggnoid memenuhi syarat film romantis yang memenuhi standar. Meski, beberapa adegan atau dialog bakal terasa cringe untuk penonton dewasa. Ya, memang, film ini diperuntukkan buat kalian yang suka drama romantis yang klise.

Bukan berarti enggak cocok dengan penonton yang dewasa. Justru film ini berikan pesan bahwa setiap orang berhak bahagia. Setiap orang punya support system-nya masing-masing. Setiap orang enggak hidup sendirian di Bumi ini.

***

Film ini tayang mulai 5 Desember 2019. Buat yang udah nonton, berikan pendapat kalian di kolom review yang ada di awal artikel ini, ya.

Stay Updated!
Tetap terhubung di media sosial supaya cepat dapat pembaruan.