7 Proyek Film Superman yang Dibatalkan

– Warner Bros. ternyata telah banyak membatalkan proyek film Superman, loh!
– Tim Burton dan Nicolas Cage hampir berkolaborasi membuat film Superman yang benar-benar berbeda.

Kehadiran Superman di layar lebar terbilang paling lama di antara superhero lainnya. Superhero yang diciptakan oleh Jerry Siegel dan Joe Shuster ini pertama kali muncul di film live action yang dirilis pada 1948 dan diperankan oleh Kirk Alyn. Setelah itu, film Superman versi George Reeves, Christopher Reeve, Brandon Routh, dan Henry Cavill pun dirilis.

Film Superman versi Reeve, Routh, dan Cavill bisa dibilang yang terpopuler di kalangan penggemar film superhero hingga saat ini. Total ada enam film yang dibintangi ketiga aktor tersebut dan semuanya diproduksi oleh Warner Bros. Selain keenam film tersebut, Warner Bros. sebenarnya punya lebih banyak rencana untuk menampilkan superhero yang bernama asli Kal-El ini di layar lebar. Sayangnya, enggak semua rencana film Superman akhirnya direalisasikan.

Nah, apa saja proyek film sang jagoan ini yang akhirnya dibatalkan? Yuk, simak daftarnya!

1. Superman III: Supergirl

Via istimewa

Jauh sebelum Melissa Benoist memerankan Supergirl di serial live action, superhero cewek ini terlebih dulu muncul di sebuah film live action yang dirilis pada 1984. Namun sebelum muncul di film solo pertamanya, Supergirl sebenarnya direncanakan muncul di Superman III (1983). Selain itu, Brainiac dan Mister Mxyzptlk juga direncanakan muncul di film garapan Richard Lester ini.

Jika ketiga karakter tersebut benar-benar muncul, Superman III bakal punya jalan cerita yang agak absurd. Brainiac diceritakan mengadopsi Supergirl dan akhirnya malah jatuh cinta dengan “putrinya”. Namun, Supergirl enggak membalas perasaan Brainiac karena dirinya jatuh cinta dengan Superman! Padahal, mereka diceritakan sebagai saudara sepupu di komik. Untungnya, Warner Bros. enggak menyukainya dan jalan cerita absurd tersebut akhirnya enggak terpakai.

2. Superman V

Via istimewa

Dua film pertama Superman versi Christopher Reeve berhasil menuai kesuksesan besar. Enggak heran jika Warner Bros. punya rencana untuk mengembangkan waralaba ini hingga lima film. Walau pendapatan Superman III menurun dari film sebelumnya, Warner Bros. masih percaya diri untuk membuat film keempatnya. Sayangnya, karier Reeve sebagai superhero bernama Kal-El ini nyatanya harus berakhir di Superman IV: The Quest for Peace (1987).

Film keempat yang digarap oleh Sidney J. Furie ini dikritik habis-habisan dan mendapatkan pemasukan yang mengecewakan. Akibat kegagalan tersebut, Warner Bros. akhirnya membatalkan rencana pembuatan film kelimanya. Padahal, mereka sudah menunjuk Albert Pyun sebagai sutradara film kelimanya. Jika Superman V benar-benar digarap, kalian bisa melihat kisah superhero ini yang mati kemudian bangkit kembali.

3. Superman Reborn

Via istimewa

Superman V yang berkisah tentang kematian dan kebangkitan sang superhero memang dibatalkan. Namun secara kebetulan, DC Comics membuat komik berjudul The Death of Superman yang dirilis pada 1992. Sukses terjual lebih dari enam juta kopi, Warner Bros. pun tertarik mengadaptasi komik tersebut ke layar lebar. Warner Bros. bahkan telah merekrut Jonathan Lemkin untuk menulis naskahnya yang diberi judul Superman Reborn.

Warner Bros. ternyata enggak suka dengan naskah yang digarap Lemkin. Mereka akhirnya menggantikan Lemkin dengan Gregory Poirier untuk menulis ulang naskahnya. Naskah versi Poirier berkisah tentang Brainiac yang menciptakan Doomsday dengan menggunakan darah Kryptonite. Sang jagoan yang punya masalah hubungan dengan Lois Lane akhirnya terbunuh oleh Doosmday. Sang superhero kemudian dibangkitkan oleh Cadmus.

Naskah garapan Poirier ternyata berhasil membuat Warner Bros. terkesan. Namun, Warner Bros. kembali berubah pikiran saat mereka bertemu dengan penulis naskah lainnya, yaitu Kevin Smith, yang mengatakan bahwa naskah buatan Poirier enggak menghormati mitos Superman. Akhirnya, Smith pun direkrut untuk menulis ulang naskahnya.

4. Superman Lives

Via istimewa

Begitu Kevin Smith memegang tugas untuk menggarap naskah, Smith pun mengubah nama naskahnya menjadi Superman Lives. Warner Bros. Awalnya menawarkan Robert Rodriguez untuk menyutradarai naskah buatan Smith, tapi Rodriguez menolaknya karena sedang menggarap film The Faculty (1998). Lalu, Rodriguez menyarankan Tim Burton untuk menyutradarai Superman Lives.

Burton pun setuju untuk menjadi sutradara film ini, sehingga Warner Bros. berani menargetkan film ini dirilis pada musim panas 1998. Lalu, Burton menunjuk Nicolas Cage untuk memerankan sang superhero. Menurut Burton, Cage dapat membuat penonton melupakan identitas manusia Superman, yaitu Clark Kent. Enggak disangka-sangka, Burton malah merekrut Wesley Strick untuk menulis ulang naskahnya Smith.

Lokasi syuting telah ditetapkan dan Cage pun telah melakukan tes kostum. Sayangnya, Warner Bros. merasa naskah buatan Strick terlalu mahal untuk direalisasikan. Warner Bros. akhirnya merekrut Dan Gilroy untuk membuat naskah yang jauh lebih murah direalisasikan. Warner Bros. akhirnya menunda proses produksi film ini pada April 1998. Burton pun mundur dan lebih memilih menggarap Sleepy Hollow (1999). Proyek ini akhirnya terbengkalai begitu saja.

5. Superman: Flyby

Via istimewa

Pada Februari 2002, Warner Bros. merekrut J. J. Abrams untuk menulis naskah baru yang enggak berhubungan dengan komik The Death of Superman. Naskah yang diberi nama Superman: Flyby ini mendapatkan lampu hijau dari Warner Bros. dan McG telah ditunjuk untuk menyutradarai proyek ini. Namun, McG memilih mundur untuk menyutradarai Charlie’s Angels: Full Throttle (2003).

Brett Ratner akhirnya ditunjuk untuk menggantikan McG. Namun saat Ratner memegang proyek ini, dia merasa sangat kesulitan untuk mencari aktor yang mau memerankan makhluk Krypton tersebut. Akhirnya, Ratner memutuskan mundur karena enggak kunjung menemukan pemeran sang superhero. Selesai menggarap sekuel Charlie’s Angels, McG memutuskan untuk kembali menyutradarai film ini pada 2003.

Saat McG kembali menjadi sutradara, dia melakukan proses casting kepada beberapa aktor, di antaranya Jason Behr, Jared Padalecki, Michael Cassidy, dan Henry Cavill. Akibat perbedaan pilihan lokasi syuting dengan Warner Bros., McG akhirnya mundur lagi dari proyek Superman: Flyby. Warner Bros. akhirnya menggantikan McG dengan Bryan Singer pada Juli 2004 dan dirilislah Superman Returns (2006).

6. Batman vs. Superman

Via istimewa

Sebelum Zack Snyder menggarap Batman v Superman: Dawn of Justice (2016), Andrew Kevin Walker memberikan ide naskah yang berjudul Batman vs. Superman pada Agustus 2001. Tertarik dengan ide tersebut, Warner Bros. pun merekrut Wolfgang Petersen untuk menyutradarainya. Lalu, Akiva Goldsman juga direkrut untuk menulis ulang naskahnya Walker.

Petersen bahkan telah mengincar dua aktor untuk memerankan Superman, yaitu Christian Bale dan Josh Harnett. Namun, Warner Bros. akhirnya membatalkan proyek ini agar fokus pada film solo Superman dan Batman. Proyek ini pun semakin terbengkalai ketika J. J. Abrams memberikan naskah baru untuk Superman: Flyby.

7. Sekuel Superman Returns

Via istimewa

Empat bulan sebelum Superman Returns dirilis, Warner Bros. dengan percaya diri mengumumkan jadwal rilis sekuelnya yang direncanakan pada pertengahan 2009. Bryan Singer dipastikan kembali menjadi sutradaranya dan berbagai aktornya pun kembali ke sekuelnya. Saat dirilis, Superman Returns mendapatkan pemasukan yang cukup menguntungkan.

Walau film ini mendapatkan pemasukan hampir 400 juta dolar Amerika, Warner Bros. ternyata enggak puas dengan angka tersebut. Mereka berharap Superman Returns seharusnya dapat menghasilkan 500 juta dolar Amerika. Warner Bros. akhirnya memutuskan untuk me-reboot film Superman dan membuat Singer dan para aktornya gagal meneruskan sekuel Superman Returns.

***

Di antara ketujuh proyek di atas, manakah yang paling kalian harapkan tetap diproduksi? Jangan lupa ikuti terus KINCIR buat dapatin berbagai informasi seputar film lainnya, ya!

Stay Updated!
Tetap terhubung di media sosial supaya cepat dapat pembaruan.