Ethan Hunt vs James Bond, Siapa Mata-Mata yang Lebih Hebat?

Ada banyak mata-mata di dunia perfilman yang sangat terkenal dan ikonik, dua di antaranya adalah Ethan Hunt (Mission: Impossible) dan James Bond. Setiap waralaba aksi itu memiliki penggemarnya masing-masing, sama-sama memiliki versi serial, dan selalu menjadi box office setiap dirilis.

Ethan Hunt dan James Bond sama-sama menyimbolkan pria yang maskulin, kuat, bebas, dan seolah memiliki banyak karakteristik yang diinginkan semua pria alfa di dunia. Namun, sebetulnya, apa perbedaan mereka dan siapa yang lebih unggul di antara kedua mata-mata ini? 

Ethan Hunt vs James Bond, siapa mata-mata yang lebih hebat?

Lebih Realistis: James Bond

Ethan Hunt vs James Bond
Ethan Hunt vs James Bond Via Istimewa.

James Bond adalah mata-mata yang dapat diandalkan, pembela kebenaran, dan tentu saja enggak takut saat mendapatkan ancaman dari para penjahat. Ia bahkan beberapa kali enggan bergabung dengan mereka dan memilih menaruh nyawanya sendiri di ujung tanduk. Namun, untuk urusan pengambilan keputusan yang lebih clear dan realistis, James Bond pemenangnya.

Ethan Hunt juga memiliki karakter yang dimiliki James Bond, bahkan lebih dalam beberapa hal. Namun, Ethan Hunt kerap kali diselimuti oleh emosi saat mengambil keputusan.

Ia kerap berpikir tentang apa yang akan terjadi pada keluarganya, tentang masa lalunya (terutama dalam Mission: Impossible Dead Reckoning Part One), dan pada teman-temannya. Dalam beberapa kesempatan, Ethan Hunt juga lebih melankolis dan hal itulah yang sempat membuat Entity (dalam Mission: Impossible Dead Reckoning Part One) mampu memprediksinya.

Sementara itu, James Bond lebih realistis, enggak mudah terpancing emosi, kecuali pada saat ketika ia sudah jatuh cinta dengan Madeleine Swann (dalam No Time to Die). James Bond cenderung memiliki sifat yang individualis dan santai, terutama pada awal-awal kemunculannya.

Idealisme: Ethan Hunt

Film Mata-Mata
Film Mata-Mata Via Istimewa.

Kedua film mata-mata ini memiliki keberanian untuk mengungkap kebenaran, tetapi jika bicara soal idealisme, Ethan Hunt tentu lebih baik. Ia menjadi agen IMF karena keterpaksaan, kemudian ia selalu mengutamakan kepentingan banyak orang di atas segalanya.

Ethan Hunt enggak tertarik dengan kekuasaan, dengan uang, atau pun hal lain: yang ia inginkan hanya kebenaran dan keselamatan dunia. Inilah yang membuat Kittridge kemudian menyindirnya dan berkata bahwa dunia yang sekarang ia tinggali bukan dunia yang dulu ia kenal, ia harus memilih mau berada di sisi mana.

Bagaimana dengan Bond? Bond juga selalu enggak gentar mencari tahu tentang kebenaran dan memastikan bahwa dunia baik-baik saja. Namun, sebetulnya Bond melakukan hal itu karena ia menyukai tantangan –dan mungkin juga keberadaan perempuan.

Bond sangat mencintai petualangan, menyukai sensasi bagaimana ia mengalahkan penjahat dan juga menyelesaikan misi. Jika sesuatu terjadi dan orang lain harus menjadi korban, Bond enggak terlalu meratapinya seperti layaknya Ethan Hunt.

Romantisme: Ethan Hunt

Mission Impossible Dead Reckoning Part One.
Mission Impossible Dead Reckoning Part One. Via Istimewa.

James Bond, sang casanova, boleh jadi menjadi simbol bagaimana pria bisa menjadi sangat atraktif bagi perempuan. Namun, jika bicara tentang perlakukan terhadap perempuan, sebetulnya Ethan Hunt jauh lebih baik.

Dalam versi film, tercatat ada beberapa perempuan yang pernah menjalin hubungan dengan Ethan Hunt, seperti rekan kerjanya, mantan pencuri (Nyah Nordoff-Hall), dan mantan istrinya yang seorang dokter (Julia Meade). Namun, hubungan itu diniatkan untuk serius.

Bahkan, walaupun terlihat memiliki rasa terhadap Ilsa Faust -mantan agen MI6 Inggris- Ethan Hunt enggak memanfaatkan kesempatan untuk melakukan tindakan fisik kepada Ilsa. Kepada Grace, “rekan” barunya dalam Dead Reckoning Part One, Ethan Hunt pun selalu berlaku dengan hormat.

Ethan Hunt memang pernah mencium seorang perempuan yang enggak ada hubungan dengannya dalam Ghost Protocol. Namun, hanya sebatas itu saja dan ia pun melakukannya untuk memancing target.

Hal itu berbeda dengan James Bond. Bond seolah bisa bercinta dengan siapa saja yang berjenis kelamin perempuan. Hampir semua bond girl yang berinteraksi dalam setiap sekuel akan bercinta dengan James Bond. Bahkan, enggak jarang Bond bercinta dengan musuh.

Lebih parahnya, pada film-film awal, Bond kerap melakukan tindakan bernuansa sensual (seperti ciuman atau sentuhan) yang hampir tanpa konsensus. Kalau soal komitmen dan penghormatan terhadap perempuan, Ethan Hunt memang jauh lebih baik.

Komunikasi: James Bond

Ethan Hunt vs James Bond, siapa mata-mata paling hebat?
Ethan Hunt vs James Bond, siapa mata-mata paling hebat? Via Istimewa.

Ethan Hunt kerap berkomunikasi dengan musuh dan mencoba untuk bernegosiasi dengan mereka. Kemampuan negosiasi Ethan Hunt cukup bagus, terlihat dalam beberapa installment seperti Ghost Protocol –saat meyakinkan Sabine Moreau, pembunuh bayaran, untuk mendapatkan kode nuklir– dan juga pada Rogue Nation, saat membebaskan Benji dari bom.

Namun, pesona dan kemampuan komunikasi persuasif James Bond memang lebih baik dan lebih lancar. Bond memiliki kepercayaan diri tinggi dan mampu memanipulasi musuh. Bond bahkan bisa meyakinkan musuh dengan beraksi sendirian, tanpa bantuan tim secara langsung.

Dalam installment seperti Dr. No (1962),  Diamonds are Forever (1971), dan Casino Royale (2006), James Bond mampu bernegosiasi dan mengetahui musuh dalam permainan kasino. Saat membebaskan diri dari musuh, Bond juga kerap menggunakan kemampuan bicaranya –terutama jika sang musuh adalah perempuan.

Teamwork: Ethan Hunt

Ethan Hunt Mission Impossible.
Ethan Hunt Mission Impossible. Via Istimewa.

Kamu pasti sudah tahu bahwa kesuksesan misi Ethan Hunt enggak bisa dilepaskan dari anggota timnya, terutama yang selalu hadir di setiap installment seperti Benji dan Luther. Bahkan, setiap misi enggak diselesaikan sendirian oleh Hunt. Hunt, selain bertindak sebagai pemimpin juga sebagai eksekutor. Namun, Hunt akan selalu ditemani tech guys atau pihak lain yang berperan sebagai planner, analis, dan pemancing musuh.

Bagaimana dengan Bond? Bond memang punya tim solid yang mendukungnya dari kantor, seperti Q sang master teknologi MI6 dan Moneypenny, sekretaris. Bahkan, terkadang ia akan mendapatkan bantuan dari teman CIA-nya, Felix Leiter. Namun, dalam aksinya, Bond cenderung bertindak sendirian, bahkan sepertinya agak terganggu jika ia harus berkolaborasi dengan orang lain –kecuali jika orang itu perempuan, mungkin.

Gear dan Gadget: Ethan Hunt

Via Istimewa

Penggemar James Bond pasti enggak asing dengan Q, kepala divisi penelitian dan pengembangan di MI6 yang menyediakan gawai-gawai canggih bagi James Bond. Bahkan, pada film-film James Bond, akan selalu ada adegan di mana James Bond bertemu Q, lalu Q mendemonstrasikan gawai terbaru sekaligus mobil keren yang bisa dipakai oleh Bond.

Namun, kalau urusan gawai, film-film Mission: Impossible menunjukkan gawai dengan lebih intens, menakjubkan, dan lebih baik. Gawai legendaris dari Mission: Impossible salah satunya adalah Latex Mask, sebuah masker yang dibuat oleh koper khusus dan bisa membuat masker lateks yang mampu menyerupai orang lain.

Pada masa di mana Apple menjadi sebuah lifestyle statement bagi kaum modern menengah ke atas, Ethan Hunt dan tim-nya memperkenalkan hal itu dengan cara yang membuat penonton tergiur, yakni dalam Ghost Protocol.

Dalam film ini menunjukkan kemampuan iPad dan iPhone terbaru dalam menyukseskan misi, mendeteksi musuh, bahkan dihubungkan dengan layar penipu yang mampu meniru ruang di sekitarnya dengan teknologi proyektor.

Enggak dapat dipungkiri, Ethan Hunt dan tim-nya memang akan selalu identik dengan teknologi terkini. Bahkan, Mission: Impossible adalah spy movie yang selalu lekat dengan modernitas karena keberagaman gawai dan isu teknologi yang dibawakannya, termasuk isu AI dalam Dead Reckoning Part I yang memang sangat nyambung dengan berita terkini di dunia nyata. James Bond era Pierce Brosnan, yang mencoba terlihat futuristik, enggak pernah terlihat sebaik itu dalam mendemonstrasikan teknologi bagi penontoj.

Style: James Bond

Via Istimewa

James Bond bisa menjadi kiblat bagi para cowok tentang bagaimana selalu terlihat keren. James Bond enggak pernah melupakan penampilan dalam setiap aksinya: rambut yang rapi, jas, sepatu kulit keren, jam tangan, dan tentu saja, mobil-mobil yang berkelas. 

Bagaimana dengan Ethan Hunt? Ethan Hunt memang cukup keren, tetapi kalau bicara tentang ikon style, penggemar spy movies tentu akan lebih berpikir ke sosok James Bond ketimbang Ethan Hunt. Pemilihan semua outfit James Bond selalu terlihat padu dan ditambah dengan kemampuan komunikasinya yang baik, siapa pun yang memerankan James Bond, mulai dari Sean Connery, George Lazenby, Roger Moore, Timothy Dalton, Pierce Brosnan, hingga Daniel Craig, akan selalu terlihat necis dan keren.

Bicara soal style dan kemampuan persuasi, tentu James Bond akan menjadi pemenang. Namun, kalau bicara soal kemampuan menjadi leader dan komitmen, Ethan Hunt lebih baik.

                                                                    ***

Jika keduanya bertemu, besar kemungkinan keduanya akan seri atau malah memilih berkolaborasi untuk mengisi kekurangan masing-masing. Enggak kebayang sih, males banget pasti jadi musuhnya kalau harus berhadapan dengan mereka berdua. Nah, dari keduanya, siapa yang paling kamu sukai?

Jangan lupa untuk terus pantau KINCIR agar kamu enggak ketinggalan informasi septuar film lainnya.

Stay Updated!
Tetap terhubung di media sosial supaya cepat dapat pembaruan.