7 Teknik Transformasi Paling Keren di Dragon Ball Selain Super Saiyan

Ada banyak teknik perubahan di Dragon Ball yang enggak kalah keren dan lebih kuat daripada transformasi Super Saiyan. 


Sejak dirilis perdana dalam versi manga pada 1984, Dragon Ball udah berhasil bikin hidup anak-anak di seluruh dunia jadi lebih berwarna. Dikenal dengan pertarungan eksplosif dan imajinasi tak terbatas, serial mahakarya Akira Toriyama ini juga menginspirasi banyak orang di dunia.

Enggak cuma Eichiro Oda-san atau Masashi Kishimoto yang terinspirasi lewat karakter ciptaannya, atlet olahraga sekelas Cristiano Ronaldo pun juga ikutan terinspirasi lewat gaya selebrasi yang mirip saat Goku sedang berubah jadi Super Saiyan.

Wajar, sih. Soalnya, penggemar Dragon Ball di seluruh dunia pastinya setuju bahwa teknik transformasi adalah salah satu hal yang paling keren sekaligus ditunggu-tunggu. Apalagi transformasi Super Saiyan-nya Goku yang udah punya banyak bentuk perubahan sejak pertama kali berubah jadi Super Saiyan 1.

Ngomong-ngomong, teknik transformasi di Dragon Ball enggak cuma Super Saiyan. Sebenarnya, ada banyak teknik perubahan lainnya yang enggak kalah keren dan lebih kuat daripada transformasi Super Saiyan.

Transformasi Paling Keren di Dragon Ball Selain Super Saiyan

1. Golden Frieza

Golden Frieza Dragon Ball.
Golden Frieza Dragon Ball. Via https://artfiles.alphacoders.com/824/82482.png.

Sebagai villain, Frieza bisa dibilang punya semangat yang sama seperti karakter jagoan. Setelah kalah bertarung di Namek (lalu mati di tangan Trunks di Bumi), Frieza berniat membalas dendam kepada Goku yang dianggapnya sebagai musuh bebuyutan.

Dia pun berlatih di neraka dan berhasil menguasai teknik transformasi paling kuat dalam ras Frieza, yaitu Golden Frieza. Mode ini membuat Frieza menjadi lebih kuat, bahkan melebihi Goku dan Vegeta dalam mode Super Saiyan Blue.

Sayangnya, transformasi ini punya kelemahan yang cukup fatal. Saat jadi emas, stamina Frieza bakal tersedot dengan cepat, bahkan lebih cepat dibanding saat Goku berubah jadi Super Saiyan Blue. Hal inilah yang membuat Goku mampu menghabisi Frieza dan mengirimnya kembali ke neraka.

Di saga Tournament of Power, Frieza udah bisa menguasai teknik Golden Frieza. Perubahan ini membantu Universe 7 memenangkan turnamen sekaligus menyelamatkan alam semesta. 

Sayangnya, meski terkesan “tobat” setelah Tournament of Power, Frieza kembali berulah dengan memanfaatkan Broly untuk menyerang Bumi di film Dragon Ball Super: Broly.

2. Max Power Master Roshi

Via Istimewa

Kakek yang satu ini memang dikenal mesum. Walau begitu, bukan berarti Master Roshi enggak punya kemampuan. Guru Goku saat masih kecil ini membuktikan besarnya kemampuannya dengan transformasi keren.

Salah satu teknik andalannya adalah transformasi Max Power. Bisa dibilang, teknik perubahan Master Roshi ini jadi salah satu yang paling pertama dalam semesta Dragon Ball. Teknik ini juga jadi debut pertama jurus Kamehameha di Dragon Ball Z.

Saat menggunakan teknik ini, Master Roshi yang tadinya kurus kering berubah menjadi lebih besar dan berotot layaknya seorang binaragawan. Enggak cuma badannya yang tambah besar, kekuatannya pun bertambah kuat.

Besarnya kekuatan Max Power Master Roshi dibuktikan saat dia menghancurkan Bulan dengan Kamehameha. Sayangnya, saat menggunakan Max Power, Master Roshi jadi lebih lelet dan enggak gesit. Ini membuatnya jadi sasaran empuk serangan musuh.

3. Super Buu

Super Buu ragon Ball.
Super Buu ragon Ball. Via Istimewa.

Super Buu adalah wujud transformasi setelah Evil Buu memakan Good Buu yang diubah menjadi cokelat. Setelah memakannya, Evil Buu yang tadinya kurus berubah jadi Super Buu yang lebih kuat dan cerdas dibanding sebelumnya.

Dalam wujud ini, Buu juga jadi lebih sadis dan enggak mikir panjang untuk berbuat jahat. Super Buu juga enggak kehilangan kemampuan menghisap, seperti yang dilakukannya kepada Piccolo, Gotenks, dan Gohan.

Setelah menghisap ketiganya, Super Buu jadi jauh lebih kuat sesuai dengan orang yang dihisapnya. Selain itu, kemampuan menghisap ini bikin Buu jadi punya hidung.

Meski kuat banget, Super Buu punya kelemahan yang cukup fatal, yaitu sifat enggak sabar. Karena enggak sabaran, Super Buu jadi menyerang tanpa pikir panjang yang membuat pola serangannya mudah terbaca, contohnya saat bertarung dengan Gohan atau Vegito.

4. Perfect Cell

Satu dari secuil villain di Dragon Ball yang tidak bisa dikalahkan Goku!
Satu dari secuil villain di Dragon Ball yang tidak bisa dikalahkan Goku! Via Istimewa.

Cell adalah salah satu villain terkuat dalam Dragon Ball Z yang punya wujud seperti serangga. Pada awalnya, Cell terlihat seperti monster alien biasa yang terlihat mudah culun. Namun, kemampuan menghisap tubuh orang lain yang dikuasai Cell membuatnya berevolusi buat mencapai tahapan sempurna, yaitu Perfect Cell.

Dalam tahap perubahan ini, Cell terlihat jadi lebih mirip manusia. Selain kekuatannya yang jauh lebih kuat, Perfect Cell juga punya kepribadian yang lebih tenang, percaya diri, dan penuh perhitungan.

Kekuatannya pun mampu melebihi Goku dan Vegeta sebelum pada akhirnya dikalahkan oleh Gohan yang udah menguasai Super Saiyan 2. Sayangnya, karena terlalu percaya diri setelah menjadi Super Perfect Cell, Cell menjadi sombong. Dia pun dikalahkan oleh Gohan yang mengeluarkan kemampuan tersembunyinya.

5. Fusion

Via Istimewa

Teknik transformasi ini jadi salah satu yang paling menarik di semesta Dragon Ball. Sesuai namanya, teknik ini menggabungkan dua orang atau lebih jadi satu. Penyatuan ini membuat kemampuan dan kecerdasan menjadi lebih kuat. Misalnya Goku dan Vegeta yang menyatu menjadi Vegito yang sangat kuat.

Dalam semesta Dragon Ball, ada beberapa teknik Fusion yang diketahui, seperti Fusion Dance dan Potara Fusion. Gogeta merupakan transformasi teknik Fusion Dance, sedangkan Vegito dari teknik Potara Fusion.

Sayangnya, teknik ini punya beberapa kelemahan. Baik Fusion Dance maupun Potara Fusion enggak mampu bertahan lama jika digunakan oleh manusia. Lain halnya jika teknik ini digunakan oleh entitas tingkat dewa seperti Zamasu.

Khusus untuk Fusion Dance, teknik ini harus benar-benar dilakuin dengan sempurna. Kalau enggak sempurna, wujud gabungannya juga enggak bakal sempurna. Misalnya saat Goten dan Trunks salah gerakan. Gotenks malah jadi kerempeng atau gendut.

6. Ultimate Gohan

Via Istimewa

Teknik ini adalah perubahan yang bisa digunakan oleh seseorang yang telah melakukan ritual khusus bersama Old Kai. Satu-satunya karakter yang menguasai transformasi ini di Dragon Ball adalah Gohan. Setelah menjalani ritual, Gohan mampu mengeluarkan kemampuan tersembunyinya hingga paling maksimal yang bisa dikuasai oleh seorang manusia.

Tidak seperti Super Saiyan, teknik ini enggak membutuhkan energi Ki yang mampu membuat Ultimate Gohan jadi lebih leluasa karena enggak menghabiskan stamina. Makanya, Gohan dianggap menjadi pendekar terkuat saat mencapai teknik tersebut.

Saat menggunakan teknik ini, Gohan enggak berubah wujud sepenuhnya kayak Super Saiyan. Rambutnya tetap hitam. Matanya aja yang jadi lebih tegas. Selain itu, Gohan juga jadi jauh lebih kuat. Bisa dibilang, teknik ini adalah wujud Super Saiyan 3-nya Gohan.

Kelemahan dari teknik ini adalah kekuatannya bisa berkurang jika penggunanya enggak terus berlatih. Gohan sendiri mengalaminya karena dia lebih memilih menjadi akademisi dan seorang “ayah” seutuhnya dibanding menjadi petarung seperti Son Goku.

7. Ultra Instinct

Ultra Instinct Dragon Ball.
Ultra Instinct Dragon Ball. Via Istimewa.

Di saat penggemar mengira teknik Super Saiyan Blue Goku sudah yang paling ultimate, Dragon Ball berkata lain. Di Dragon Ball Super, Goku melintas batas dengan mempelajari teknik bertarung tingkat dewa, yakni Ultra Instinct.

Sama seperti Ultimate Gohan, teknik transformasi ini tidak membutuhkan Ki penggunanya. Teknik ini justru memisahkan kesadaran dari tubuh, sehingga penggunanya bergerak sendiri dan bertarung berdasarkan insting, tanpa perlu berpikir terlebih dahulu.

Ultra Instinct membuat Goku bergerak dan bertarung jauh lebih cepat, serta kekuatan yang lebih tinggi dari mode Super Saiyan Blue. Dikatakan hanya dewa yang bisa menguasai teknik ini. Bahkan dewa penghancur seperti Beerus saja belum bisa menguasainya dengan sempurna.

Sayangnya, seperti teknik transformasi lain, ada batasan dalam penggunaan Ultra Instinct. Teknik ini sangat sulit dikuasai sehingga akan sangat menguras stamina penggunanya. Goku pun tidak bisa berlama-lama dengan mode ini sebagai manusia, beda dengan Whis yang berada di level malaikat.

***

Selain tujuh transformasi terkeren di Dragon Ball selain Super Saiyan tadi, sebenarnya masih ada beberapa teknik lain yang tak kalah hebat. Sebut saja Oozaru alias Great Ape atau yang baru muncul di manga, Ultra Ego, teknik Ultra Instinct ala Vegeta.

Nah, menurut kalian, mana transformasi paling keren di Dragon Ball? Ikuti terus KINCIR untuk informasi menarik lainnya seputar anime dan manga!

Stay Updated!
Tetap terhubung di media sosial supaya cepat dapat pembaruan.