5 Fakta Grogu, si Baby Yoda dalam Serial The Mandalorian

Grogu alias Baby Yoda kembali lagi dalam serial The Mandalorian Season 3. Inilah sejumlah fakta tentang sang Baby Yoda!


Serial The Mandalorian Season 3 telah resmi rilis lewat layanan streaming Disney+ pada 1 Maret 2023 lalu. Lewat serial ini, kita bisa melihat kembali aksi Din Djarin dalam menjalani misi terbarunya. Tak cuma itu, pada musim ketiga ini kita juga bisa melihat kembali tingkah lucu dari Grogu yang ikut bertualang bersama sang Mandalorian.

Yap, sosok Grogu alias Baby Yoda memang menjadi salah satu daya tarik serial The Mandalorian sejak musim pertamanya. Selain karena penampilannya yang menggemaskan, latar belakang Grogu yang misterius juga berhasil membuat penonton penasaran dan tertarik buat mengikuti serialnya.

Nah, supaya kamu lebih mengenal sosok Grogu ketika nonton The Mandalorian Season 3, simak dulu faktanya berikut ini!

Fakta Grogu Baby Yoda dalam serial The Mandalorian

1. Berasal dari spesies yang sama dengan Yoda

Fakta Grogu Baby Yoda serial The Mandalorian
Fakta Grogu Baby Yoda serial The Mandalorian Via Istimewa.

Sejak awal kemunculannya pada musim pertama The Mandalorian, penonton sudah langsung menduga kalau Grogu mirip dengan sosok Yoda yang ada dalam sejumlah film Star Wars. Nyatanya, Grogu memang berasal dari spesies yang sama dengan Yoda, meski sampai saat ini masih belum terungkap secara detail tentang spesiesnya karena sengaja membuatnya terkesan misterius.

Spesies misterius dari Grogu dan Yoda ini pun digambarkan sebagai makhluk berwarna hijau yang punya hubungan kuat dengan Force. Spesies ini juga terkenal sebagai makhluk yang bisa hidup dalam waktu yang sangat lama. Bahkan, meski terlihat dan bertindak seperti anak kecil, Grogu sebenarnya sudah berusia 50 tahun ketika pertama kali muncul dalam serial The Mandalorian.

2. Pembuatan wujud Grogu memakan biaya 5 juta dolar

Fakta Grogu Baby Yoda serial The Mandalorian
Fakta Grogu Baby Yoda serial The Mandalorian Via Istimewa.

Sosok Grogu yang muncul dalam serial The Mandalorian memiliki wujud nyata, bukan sekadar efek visual CGI saja. Bahkan, kabarnya pembuatan wujud nyata yang mirip seperti boneka dari Grogu untuk serial ini memakan biaya hingga 5 juta dolar atau sekitar Rp76,8 miliar.

Hal ini terungkap melalui pernyataan Adam Pally yang merupakan salah satu pemeran Stormtrooper pada musim pertama serialnya. Pada salah satu adegan, Pally harus memukul boneka Grogu yang menjadi properti syutingnya dengan cukup keras.

Tim produksi kabarnya langsung menghentikan proses produksinya sementara untuk memberi tahu Pally bahwa boneka tersebut berharga 5 juta dolar sehingga harus hati-hati saat memukulnya. Setelah tahu harga bonekanya, Pally kabarnya sampai meleset tiga kali saat harus memukul boneka Grogu saking takut harus membayar ganti rugi.

3. Kreator serial The Mandalorian enggak suka sebutan “Baby Yoda”

Fakta Grogu Baby Yoda serial The Mandalorian
Fakta Grogu Baby Yoda serial The Mandalorian Via Istimewa.

Nama “Grogu” memang baru terungkap pada musim kedua dari serial The Mandalorian. Sebelum nama tersebut terungkap, sejumlah karakter dalam serialnya lebih sering memanggil makhluk kecil berwarna hijau tersebut dengan sebutan “The Child”. Meski begitu, penonton lebih sering menyebutnya dengan “Baby Yoda” karena memang terlihat seperti versi bayi dari sosok Yoda.

Sebutan “Baby Yoda” ini jugalah yang sebenarnya membuat serial The Mandalorian menjadi viral dan mendunia. Namun, Jon Favreau yang merupakan kreator dari serialnya ternyata enggak suka dengan sebutan “Baby Yoda” yang sudah mendunia tersebut.

Hal ini terjadi karena pada dasarnya nama sang karakter memang bukan “Baby Yoda” dan bahkan sudah ada sebutan lain seperti “The Child” dalam serialnya. Favreau bahkan kabarnya sempat mengomeli Bob Iger selaku CEO Disney karena pernah menyebut Grogu dengan “Baby Yoda” dalam sebuah email.

4. Pergerakan Grogu mengandalkan teknik pendalangan dan animatronic

Via Istimewa

Mungkin banyak dari kamu yang penasaran dengan cara kerja pergerakan Grogu sepanjang penampilannya dalam serial semesta Star Wars ini. Umumnya, pergerakan Grogu adalah hasil teknik puppetry alias pendalangan layaknya wayang sehingga harus melibatkan manusia. Bahkan, proses pendalangan Grogu memerlukan sebuah tim yang masing-masing bertugas menggerakan bagian tubuh Grogu.

Selain itu, proses pergerakan Grogu juga terkadang menggunakan animatronic atau terdapat mesin dalam model tubuhnya, layaknya yang digunakan dalam produksi Jurassic Park. Penggunaan kedua teknik tersebut pun masih memerlukan efek visual CGI lagi untuk membuat pergerakan Grogu menjadi semakin halus dan terlihat nyata.

5. Disney alami kerugian perihal merchandise Grogu

Via Istimewa

Apakah kamu pernah mendapat bocoran soal karakter rahasia dalam sebuah film dari merchandise atau mainan resmi filmnya? Yap, hal ini cukup sering terjadi, terutama untuk film atau serial franchise besar. Sebab, tim marketing dari proyeknya sudah menyiapkan merchandise-nya terlebih dahulu jauh sebelum proyeknya rilis, makanya sangat berpotensi untuk bocor.

Nah, untuk menghindari hal tersebut, tim produksi The Mandalorian memutuskan untuk enggak membuat merchandise Grogu terlebih dahulu buat merahasiakan keberadaannya. Makanya, sebelum The Mandalorian rilis pertama kali, enggak ada info atau merchandise apapun terkait Grogu. Disney pun baru merilis merchandise Grogu baru ada setelah beberapa episode yang menampilkannya rilis.

Keputusan untuk menunda produksi merchandise Grogu ini pun kabarnya membuat Disney mengalami kerugian sebesar 2,7 juta dolar (sekitar Rp41,5 miliar) karena enggak ada sejak awal. Meski begitu, Bob Iger  mendukung langkah tim produksi The Mandalorian agar Grogu bisa jadi elemen kejutan dari serialnya.

***

Nah, itulah sejumlah fakta tentang Grogu alias Baby Yoda. Dari sejumlah fakta tersebut, manakah yang paling menarik perhatian kamu? Share pendapat kamu dan ikuti terus KINCIR untuk artikel menarik lainnya, ya!

Stay Updated!
Tetap terhubung di media sosial supaya cepat dapat pembaruan.