Drakor Island Part 2 Tayang 24 Februari, Ini 5 Misteri yang Wajib Terjawab!

Pada akhir 2022, banyak muncul drama Korea (drakor) dengan jalan cerita yang menarik. Salah satu yang menarik perhatian adalah drakor Island yang dibintangi Kim Nam Gil, Lee Da Hee, dan Cha Eun Woo. Drama bergenre misteri ini berkisah tentang Won Mi Ho, putri tunggal dari pemilik perusahaan Daehan Group. Statusnya itu membuat dia sering bertindak egois, hingga suatu hari masalah besar menimpanya.

Karena masalah tersebut, dia diasingkan ke Pulau Jeju. Di Jeju, rencananya Mi Ho akan menjadi seorang guru etika di sebuah sekolah menengah. Namun begitu sampai di Pulau Jeju, tak disangka dia diganggu oleh hantu. Hantu tersebut merasuki setiap manusia dan berupaya menyingkirkan Mi Ho. Ketika sedang diganggu hantu, seorang pria misterius menolongnya dan sejak saat itu pria bernama Van terus melindungi Mi Ho.

Musim pertama drakor Island menayangkan 6 episode dan ditutup dengan fakta bahwa Mi Ho ternyata adalah jelmaan perempuan suci bernama Wonjeong. Namun, semua ini belum berakhir. Jumlah episodenya yang sedikit belum menjawab banyak hal di benak penonton. Nah, apa saja yang belum terungkap di Island Part 1 dan harus ada di Island Part 2? Yuk, simak di bawah ini!

5 Misteri Drakor Island yang Wajib Terjawab di Part 2!

1. Alasan Van Membunuh Wonjeong

Van dari drakor Island Part 2
Van dari drakor Island Part 2 Via Istimewa.

Sejak Mi Ho datang ke Jeju, Van sudah menjadi penolongnya. Namun siapa sangka, dahulu kala Van adalah orang yang membunuh Wonjeong yang asli. Hal itu bahkan terekam dalam sebuah sketsa yang ditunjukkan pada Johan ketika dia masih bertugas di gereja Italia. Tampak dalam sketsa bahwa Van menusuk Wonjeong dengan pedangnya.

Dari cuplikan tentang ingatan masa lalu, tampak Van kala itu tengah dikuasai Iblis Nafsu (Lust Demon) dalam tubuhnya. Saat pertemuan Van dengan Gungtan di episode terakhir, Gungtan juga mengatakan bahwa Mi Ho menipu mereka. Apakah itu alasan yang membuat Van membunuh Wonjeong di masa lalu? Atau karena Van tidak bisa menguasai tubuhnya saat itu? Atau ada alasan lainnya? Jawabannya tentu bisa kita tunggu di drakor Island Part 2 yang sedang tayang ini!

2. Bangkitnya Kekuatan Mi Ho

Usai mengonfrontasi Van, Mi Ho akhirnya mengetahui bahwa dirinya adalah reinkarnasi Wonjeong, sosok perempuan suci yang melindungi dunia dari kekuatan jahat. Dia pun mulai mencari informasi soal Wonjeong dan memutuskan mendatangi Geum Baek Joo. Baek Joo mengatakan bahwa Wonjeong adalah sosok yang dapat memperbaiki masalah yang ada dengan kekuatan sucinya.

Mi Ho pun bertanya bagaimana cara membangkitkan kekuatannya seperti saat dia membantu muridnya yang terancam Lust Demon yang merasuki roh Benjulle. Namun, Baek Joo mengungkapkan bahwa Mi Ho harus menemukan jawabannya sendiri karena dia adalah reinkarnasi Wonjeong. Baek Joo hanya menunjukkan bekas luka di dada Mi Ho yang akan membantunya.

Akankah kekuatan sesungguhnya dari Wonjeong akan bangkit? Langsung nonton drakor Island Part 2 yang sudah tayang sekarang!

3. Perseteruan Van dan Gungtan

Dalam adegan masa lalu Van, terungkap bahwa bukan hanya Van yang merupakan makhluk setengah iblis, melainkan juga Gungtan. Keduanya diberi pelatihan keras bersama. Mereka bahkan sempat melarikan diri dibantu Wonjeong supaya tidak menerima pelatihan keras lagi. Sayangnya, upaya kabur mereka gagal. Kemudian, baik Van maupun Gungtan harus kembali ke kuil dan menerima hukuman setelahnya.

Kembali ke masa sekarang, hanya tinggal Van seorang diri yang menjaga Pulau Jeju dari serangan iblis selama ratusan tahun. Gungtan sama sekali tak tampak batang hidungnya. Barulah di pertengahan episode sosok Gungtan kembali. Namun, kemunculan Gungtan pun cukup mencurigakan karena dia tidak langsung menampakkan diri di depan Van. Begitu keduanya bertemu secara langsung, Gungtan malah membunuh calon suami sahabat Mi Ho dan melempar mayat pria tersebut di depan Van dan Mi Ho.

Van pun mengejar Gungtan dan berusaha membunuhnya. Akan tetapi, di satu sisi terlihat bahwa Gungtan tidak melawan Van; dia hanya melakukan perlindungan. Gungtan enggak mau berseteru dengan Van yang dianggapnya seperti saudara sendiri. Kira-kira, alasan apa yang membuat dua bocah laki-laki yang bertahan hidup ini jadi berselisih jalan? Temukan jawabannya di drakor Island Part 2, ya!

Perseteruan Van dan Gungtan
Perseteruan Van dan Gungtan Via Istimewa.

4. Siapa Gungtan?

Kemunculan Gungtan masih jadi misteri. Penonton hanya tahu bahwa dia adalah bocah laki-laki yang juga selamat dari serangan Lust Demon dan berhasil bertahan di pelatihan pembasmi iblis bersama dengan Van. Dia juga mengenal Wonjeong dan menjadi orang yang juga menyaksikan Van membunuh Wonjeong.

Namun, selama ratusan tahun, tampaknya Gungtan menghilang dan baru muncul ketika Mi Ho yang merupakan reinkarnasi Wonjeong datang ke Jeju. Sejak saat itu, Gungtan terus menodai roh maupun artefak suci dengan Lust Demon. Sebenarnya, apa tujuan Gungtan melakukan itu? Apakah dia ingin menyingkirkan Mi Ho, atau ada motif lain di balik aksinya? Jawabannya bisa kamu temukan di drakor Island Part 2!

Gungtan Drakor Island Part 2
Gungtan Drakor Island Part 2 Via Istimewa.

5. Apakah Boo Yeom Ji Jahat?

Boo Yeom Ji adalah murid di sekolah tempat Mi Ho mengajar. Dia juga adalah cucu Geum Baek Joo. Kemunculan karakter Yeom Ji juga minim, kecuali di episode kasus Benjulle. Meski begitu, di episode terakhir Island Part 1, kamu dikejutkan dengan aksi Gungtan yang datang ke sebuah perkumpulan tempat orang desa sudah menunggu. Yeom Ji pun ada di sana dan berkata, “Ke mana saja kamu, Paman?” kepada Gungtan.

Artinya, Yeom Ji masih punya hubungan dengan Gungtan. Lalu, apakah Yeom Ji merupakan karakter villain di drakor Island? Sosok Boo Yeom Ji yang karakternya masih abu-abu tentu bikin penonton enggak sabar untuk menyaksikan kelanjutan kisahnya.

***

Sekarang, kamu sudah bisa menikmati drakor Island Episode 7 dan Episode 8 di Prime Video mulai hari ini. Island Part 2 akan tayang satu episode setiap Jumat. Jadi, pastikan kamu enggak kelewatan kelanjutan drakor ini, ya!

Stay Updated!
Tetap terhubung di media sosial supaya cepat dapat pembaruan.