5 Drama Korea Adaptasi Komik yang Gagal Memikat

Berkat popularitas menjulang, enggak jarang drama korea terinsiprasi untuk mengadaptasi kisah dua dimensi dari komik dan webtoon menjadi tayangan di layar kaca. Beberapa di antaranya adalah Full House (2004), Orange Marmalade (2015), dan Cheese in the Trap (2016).

Sayangnya, ada beberapa judul drakor yang diangkat dari komik, tapi gagal memikat. Berikut KINCIR hadirkan serial drama korea hasil adaptasi webtoon yang belum bisa memenuhi ekspektasi tinggi para penggemar. Yuk, simak!

1. Dr. Jin (2012)

Diadaptasi dari komik Jepang karya Motoka Murakami berjudul Jin, serial yang tayang pada 2012 ini menceritakan kehidupan pelik Jin Hyuk (Song Seung-heon), seorang dokter ahli bedah saraf yang memiliki tingkat keberhasilan 100%.

Setelah membedah seorang pasien pengidap tumor, muncul kekuatan misterius yang tiba-tiba memindahkan Jin ke zaman dinasti Joseon. Belum ditemukan pengetahuan yang canggih, sang protagonis memulai misi baru untuk menemukan berbagai teknologi medis.

Premis yang diangkat oleh Dr. Jin sebenarnya cukup menarik. Namun sayang, cerita di drama korea satu ini berjalan lambat dan akting para pemerannya enggak cukup luwas. Hasilnya, narasi yang diusung terasa kurang maksimal.

2. Pretty Boy (2013)

Kehidupan enggak selalu mudah bagi Dokgo Ma-te (Jang Keun-suk), seorang pria yang dibekali ketampanan maksimal. Demi bisa mengungkap identitas dan bertemu dengan ayah kandungnya, sang protagonis diharuskan untuk memikat beberapa wanita dan memetik pelajaran dari tantangan tersebut.

Dari premis yang diusung, Pretty Boy kurang bisa menarik perhatian. Walau memperlihatkan akting brilian Keun-suk, narasi di drama korea satu ini enggak tampil nyata dan efeknya menjadi sulit dekat dengan penonton.

Serial yang diadaptasi dari manhwa karangan Chon Kye-young ini beberapa kali memperlihatkan aksi sang jagoan yang enggak masuk akal dan menantang logika penonton.

3. Hyde, Jekyll, Me (2015)

Mengusung beberapa artis Korea papan atas seperti Han Ji-min, dan Hyun Bin, drakor besutan Jo Yeong-gwang ini menceritakan tema drama cinta berbalut komedi yang berhasil membuat penonton berekspektasi tinggi.

Hyde, Jekyll, Me mengisahkan Koo Seo-jin (Hyun Bin), seorang direktur di sebuah taman bermain Wonderland yang memiliki dua kepribadian. Dia memiliki persona sosok dingin berjuluk “Hyde”, sedangkan personality satunya lagi penuh perhatian, yaitu “Jekyll”.

Pada suatu ketika, ia bertemu dengan Jang Ha-na (Han Ji-min), yang menjadi performer di wahana sirkus. Enggak suka dengan sirkus tersebut, Seo-jin berusaha untuk mematikan wahana hiburan tersebut. Kebalikan dari Ha-na yang mencintai sirkus.

Ada elemen yang kurang dari Hyde, Jekyll, Me. Beberapa di antaranya adalah sekuens narasi yang membingungkan, serta porsi minim sang jagoan. Efeknya, penonton kurang bisa dibuat bersimpati terhadap tiap aksi yang dilakukan oleh protagonis.

4. Playful Kiss (2010)

Diadaptasi dari komik Jepang karya Tada Kaoru yang berjudul Itazura Na Kiss, serial ini dibintangi oleh Kim Hyun-joong, Jung So-min, dan Lee Tae-sung. Oh Ha-ni (So-min) adalah siswi kaku dan enggak populer yang jatuh hati kepada cowok idaman di sekolah, yaitu Baek Seung-jo.

Setelah mengumpulkan keberanian, Ha-ni memberikan surat cinta kepada Seung-jo. Namun, sudah bisa ditebak, cinta tersebut bertepuk sebelah tangan. Patah hati, Ha-ni dihadapkan dengan situasi pelik.

Dua pemeran utama wanita di serial ini sayangnya terlihat mengganggu dan kurang berhasil menarik perhatian penonton. Deretan karakter di Playful Kiss belum bisa membuat penonton merasa relate. Hasilnya, emosi yang coba dibangun enggak hadir sesuai dengan harapan.

5. To the Beautiful You (2012)

Dalam 16 episode, drakor rilisan 2012 merangkum perjalanan Goo Jae-hee (Sullli), cewek nahas yang kerap di-bully hingga berniat untuk berhenti sekolah. Namun, motivasi Jae-hee bangkit menonton aksi Kang Tae-joon (Choi Min-ho), seorang atlit lompat tinggi.

Demi bisa dekat dengan idolanya, Jae-hee memutuskan untuk sekolah di Korea. Namun, ada konflik yang hadir. Pasalnya, sekolah tempat Tae-joon menimba ilmu cuma menerima murid laki-laki. Enggak patah arang, sang protagonis memotong rambut dan menyamar menjadi cowok.

Diadaptasi dari manga Hanazakari no Kimitachi e karangan Hisaya Nakaji, To the Beautiful You belum bisa menangkap elemen magis dari versi komik. Penyebabnya adalah akting kurang meyakinkan dari pemeran utama serta pengenalan karakter tambahan yang sebenarnya enggak terlalu perlu.

***

Kalian udah menyimak ulasan tentang drama korea hasil adaptasi komik yang sayangnya belum bisa tampil memikat. Apakah kalian setuju dengan bahasan KINCIR di atas? Jangan lupa untuk kasih tahu pendapat kalian, ya.

Stay Updated!
Tetap terhubung di media sosial supaya cepat dapat pembaruan.