14 Film Drama Bikin Optimis saat Isolasi Mandiri selama 2 Minggu

Bagi beberapa orang, himbauan buat enggak keluar rumah selama masa darurat Corona itu menyenangkan, apalagi kalau mereka udah jenuh banget sama suasana kantor. Namun, sebagian yang lain merasa bahwa ide ini bikin mereka mati gaya. Ini berlaku terutama kalau kalian adalah ekstrover yang cenderung mendapatkan energi saat berada di tengah keramaian.

Terlalu lama di rumah memang bikin bosan, tetapi, kalian bisa mengubahnya jadi menyenangkan dengan menonton film! Kalau selama ini kalian enggak punya waktu buat mereset pikiran, masa darurat ini bisa jadi kesempatan untuk membuat diri kalian lebih bahagia dan berpikiran positif dengan 14 film drama heartwarming ini.

Yuk, isi pikiranmu dengan vibe positif dengan menonton film drama ini dalam masa kerja atau belajar dari rumah selama dua minggu:

Hari Pertama: The King’s Speech (2010)

Terlalu banyak tekanan dari kantor atau sekolahan bikin kalian enggak pede sama diri sendiri. Terkadang, kalian jadi berpikir jangan-jangan selama ini kalian memang pecundang yang enggak bisa apa-apa.

Kalau merasa rendah diri, coba, deh, mulai segarkan pikiranmu dengan nonton The King’s Speech. Terinspirasi dari kisah nyata, film drama ini bercerita tentang Raja George VI yang gagap dan berusaha keras buat jadi pemegang takhta yang kompeten dengan melawan kekurangannya. Semua kesuksesan dia itu bersumber pada keteguhan tekad dan juga filter dari omongan orang yang bikin kuping panas.

Hari Kedua: Inside Out (2015)

Film drama animasi ini enggak cuma cocok ditonton sama remaja, kok. Orang dewasa juga wajib buat nonton. Inside Out berkisah tentang elemen-elemen dalam pusat otak Riley yang mengatur kebahagiaan, kemarahan, kesedihan, rasa jijik, dan rasa takut.

Dari Inside Out, kalian bisa belajar mengenai dua hal. Pertama, bahwa perasaan-perasaan yang kalian anggap negatif itu rupanya berharga sebagai tameng untuk bertahan hidup. Yang kedua, bahwa setiap hal buruk suatu saat akan berlalu, sama seperti penyakit yang sedang jadi wabah di dunia saat ini.

Hari Ketiga: The Holiday (2006)

The Holiday enggak akan bikin kalian yang gagal liburan karena virus Corona makin kecewa. Malahan, film drama ini bisa memotivasi untuk bangkit dari keputusasaan.

The Holiday berkisah tentang dua orang cewek, Amanda dan Iris, yang berasal dari tempat dan dunia sosial berbeda. Amanda adalah editor trailer film di Los Angeles yang cukup gaul, sementara itu Iris merupakan kolumnis koran di London yang clumsy. Keduanya sama-sama gagal dalam urusan cinta.

Pacar Amanda selingkuh sama resepsionis hotel dan mantan pacar Iris yang playboy menikah sama teman sekantornya. Muak sama hidup, keduanya memutuskan bertukar rumah selama dua minggu buat mencari suasana baru. Siapa yang menyangka kalau keputusan itu memberikan dampak baik pada kehidupan mereka, terutama cinta.

Kalau saat ini keadaan kurang baik, yang bisa kalian lakukan hanyalah berusaha memperbaiki diri. Enggak perlu berkubang dalam kesedihan karena itu enggak bakal mengubah keadaan.

Hari Keempat: Zootopia (2016)

Lagi-lagi film drama kartun, nih. Meskipun animasi dan plotnya terlihat kekanak-kanakkan, tetapi Zootopia justru bisa memberikan pelajaran baik kepada orang dewasa. Fokus cerita animasi ini adalah pada Judy Hopps, seekor kelinci yang pengen jadi polisi. Namun, keinginannya ini seolah enggak didukung siapa pun, termasuk instansinya sendiri, karena Judy dianggap kelinci manis yang enggak bakal mampu menangkap penjahat.

Kota Zootopia seolah adalah gambaran kota-kota di Bumi yang penuh konflik, stereotip, dan juga konspirasi demi mendapatkan kekuasaan. Nonton Zootopia bikin kalian sadar bahwa di tengah chaos, yang bisa kalian lakukan adalah terus berbuat bijak dan enggak gampang menyalahkan pihak lain.

Hari Kelima: Love Actually (2003)

Salah satu omnibus terbaik dan paling hangat tentang cinta adalah Love Actually. Meskipun film drama ini udah cukup jadul, tetapi premis dan plotnya bikin penonton percaya akan cinta.

Kisah cinta dalam Love Actually ini beragam. Ada cinta antara sekretaris dan perdana menteri, kisah cinta anak SD, kisah cinta seorang lelaki pada istri sahabatnya, persahabatan seorang manajer dan artis, hingga bagaimana seorang istri kembali membangun kepercayaan sama suami yang selingkuh. Semuanya dikemas dengan cantik, terlebih dengan latar Natal.

Hari Keenam: Up (2009)

Tanpa basa-basi, animasi Up dibuka dengan kisah tentang sepasang suami istri, Carl dan Ellie, yang sudah bersama sejak kecil. Mereka terpisah karena Ellie sakit di usia tua dan meninggal dunia. Padahal, keduanya belum sempat mewujudkan mimpi mereka buat pergi ke Amerika Selatan.

Carl, yang seorang tukang balon, memutuskan buat memasang semua balon di atap supaya rumahnya bisa melayang. Namun, rencananya dirusak oleh seorang anak pramuka yang masuk ke dalam rumahnya. Siapa yang menyangka kalau keduanya bisa jadi rekan berpetualang yang kompak.

Setelah mendung, biasanya ada matahari. Itulah yang mau disampaikan oleh Up. Dan mungkin, setelah hari yang buruk ini, kalian akan mendapatkan hari yang lebih baik di masa depan.

Hari Ketujuh: Babe (1995)

Film drama soal hewan selalu bikin kita senang. Babe mengambil fokus pada kehidupan hewan-hewan ternak milik Hoggett, termasuk Babe, babi pink yang imut. Sempat takut dijadikan masakan Natal, Babe justru diajak Hoggett buat ikut kompetisi menggiring ternak, yang biasanya dilakukan oleh anjing.

Suasana peternakan Inggris yang subur, hewan-hewan yang kompak, dan juga keteguhan hati Babe bikin film ini mampu membangkitkan semangat.

Hari Kedelapan: The Diving Bell and Butterfly (2007)

Dibandingkan film-film drama sebelumnya, film Prancis dengan judul asli Le Scaphandre et Le Papillon ini ceritanya sedikit lebih berat. Namun, bukan berarti plotnya bikin kita jadi pusing dan merasa enggak enak hati.

Film ini berkisah tentang Jean-Dominique Bauby, seorang pria yang terbangun dari koma tiga minggu. Ini bukan kabar yang sepenuhnya baik karena oleh neurolog, Bauby divonis terkena sindrom langka locked-in. Dia enggak bisa melakukan apa pun kecuali mengedipkan mata.

Kehidupan seolah udah berakhir bagi Bauby, tetapi siapa sangka kalau setelah itu, dia bisa menulis buku. Orang yang membantunya dalam hal ini adalah seorang terapis. Dia berkomunikasi dengan Bauby melalui kedipan, dan dengan cara itu pula terapis tersebut menyebut huruf demi huruf, yang baru akan ditulisnya setelah Bauby mengedip alias mengatakan iya.

Kendati film drama ditutup sama kematian Bauby karena pneumonia, setidaknya sebelum tutup usia, dia telah berhasil menyelami pikiran-pikiran terdalamnya, menceritakan kenangan-kenangan indah, dan menjadi berbahagia karena hal itu.

Hari Kesembilan: The Beaches of Agnes (2008)

Film-film Prancis banyak banget yang masuk ke dalam golongan feel-good movie sekaligus cocok buat jadi film festival, termasuk film The Beaches of Agnes atau Les Plages d’Agnès.

Film drama ini merupakan sebuah otobiografi yang disutradarai oleh Agnes Varda. Berkisah tentang perjalanan Varda yang mendatangi tempat-tempat mengesankan di masa lalunya untuk menemukan diri sendiri.

Bagian akhir film ditutup dengan manis oleh perayaan ulang tahun ke-80 di depan kamera. Film ini ngasih pesan “kadang, cara buat jadi bahagia adalah dengan jujur kepada diri sendiri”

Hari Kesepuluh: Pretty Woman (1990)

Drama romcom ini mungkin punya cerita yang dianggap “dangkal”, tetapi bukan berarti dia enggak bikin hati kalian bahagia. Pretty Woman berkisah tentang seorang PSK bernama Vivian yang disewa oleh lelaki kaya bernama Edward. Seiring dengan kebersamaan mereka, cinta pun tumbuh di antara Vivian dan Edward, bikin Vivian jadi meninjau ulang hidupnya dan meninggalkan pekerjaannya.

Pesan film drama ini, meskipun masa lalu kalian kurang baik, enggak perlu patah semangat dan benci sama diri sendiri. Setiap orang bisa berubah, termasuk kalian.

Hari Kesebelas: Little Miss Sunshine (2006)

Peraturan buat beraktivitas dari rumah pada akhirnya bikin kalian jadi harus menghabiskan banyak waktu sama keluarga. Nah, Little Miss Sunshine adalah film yang tepat buat memahami makna keluarga. Berkisah soal keluarga disfungsional yang pergi naik van ke kota lain buat mengantarkan si anak perempuan ikut beauty pageant.

Setiap keluarga punya konflik, tetapi selalu ada cara buat memperbaikinya. Siapa tahu, kesempatan di rumah dalam waktu lama ini bisa membantu kalian memperbaiki hubungan dengan keluarga.

Hari Kedua Belas: One Fine Day (2017)

Banyak orangtua yang mengeluhkan kebijakan work from home bikin mereka enggak fokus kerja karena ada anak. Nah, One Fine Day berkisah tentang dua orangtua, Melanie dan Sammy, yang harus tetap memerhatikan anak mereka meskipun mereka berdua bercerai.

Selain hubungan keduanya yang kurang akur, mereka juga dapat tekanan pekerjaan yang cukup berat. Pada akhirnya, mereka pun sadar, meskipun mereka enggak bisa bersatu lagi, keluarga tetap yang utama. Nah, sesibuk apapun kalian di luar, keluarga tetap enggak boleh dilupakan.

Hari Ketiga Belas: Legally Blonde (2001)

Kalian bisa jadi apa aja, termasuk kalau kalian adalah seorang cewek pirang yang selama ini terkenal dengan kesan hedon dan hobi belanja. Diremehkan oleh mantan kekasih dan diselingkuhin, Elle Woods berusaha keras buat masuk fakultas hukum Harvard demi menyusul sang mantan. Siapa yang menyangka kalau dia bisa bersinar di sana, melebihi mantannya, berkat usaha keras.

Hari Keempat Belas: Sing Street (2016)

Sing Street merupakan film drama coming-of-age tentang seorang remaja lelaki bernama Conor yang berasal dari keluarga berantakan. Suatu hari, dia jatuh cinta pada Raphina dan memilih band sebagai jalan untuk mengaktualisasi diri serta menarik perhatian Raphina.

Film drama ini memberikan kalian gambaran tentang kehidupan remaja yang dipenuhi berbagai macam rasa, serta keteguhan buat mengejar mimpi dan cinta yang akan membuahkan hasil baik.

***

Apakah kalian merasa lebih baik? Kebahagiaan itu berasal dari diri sendiri ,jadi, isilah diri kalian terlebih dahulu dengan hal-hal yang memberikan nuansa positif! Ikutin 14 film drama di atas untuk mengisi hiburan selama momen jaga jarak.

Stay Updated!
Tetap terhubung di media sosial supaya cepat dapat pembaruan.