5 Mandela Effect di Film Hollywood yang Mind-blowing

Selain peristiwa nyata, Mandela Effect juga berlaku terhadap sejumlah film Hollywood. Film manakah yang tak kalian sangka hanya “memori palsu”?


Apakah kalian pernah mendengar istilah Mandela Effect? Istilah ini digunakan untuk menggambarkan situasi ketika seseorang atau suatu kelompok masyarakat memiliki ingatan yang salah terkait sebuah persitiwa. Hal ini terjadi karena dalam ingatan mereka ada beberapa fakta yang benar terkait suatu peristiwa, tapi selebihnya enggak sesuai dengan kenyataan yang sebenarnya.

Istilah ini pun diciptakan oleh Fiona Broome yang pada 2009 memiliki memori kalau Nelson Mandela telah meninggal pada 1980. Dia pun mengklaim kalau banyak orang juga mengingat kalau Mandela tewas pada 1980. Padahal, pada 1980 Nelson Mandela hanya menjalani hukuman penjara dan justru baru meninggal pada 2013.

via GIPHY

Nah, kondisi Mandela Effect tersebut pun enggak cuma berlaku bagi sejumlah peristiwa di kehidupan nyata, tetapi juga beberapa film Hollywood. Hal ini karena sejumlah penonton ada yang memiliki ingatan yang salah terkait suatu adegan atau dialog ikonis dalam sebuah film. Uniknya, memori yang salah tersebut justru terkadang yang menjadi populer di dunia film, bukan fakta sebenarnya.

Penasaran apa saja Mandela Effect di film Hollywood? Langsung saja kalian simak pembahasannya di bawah ini!

1. Risky Business (1983)

Mandela Effect di Film Hollywood
Mandela Effect di Film Hollywood Via Istimewa.

Lewat film Risky Business yang dibintangi Tom Cruise, terlahir adegan menari ikonis yang menjadi tren di masyarakat. Hingga era modern, masih banyak orang yang membuat video dengan meniru adegan menari itu. Mereka pun umumnya berpenampilan seperti Tom Cruise di filmnya, yaitu dengan hanya memakai kemeja putih, celana dalam, kaus kaki, dan kacamata hitam sambil diiringi lagu “Old Time Rock N Roll.”

Namun, sebenarnya orang yang meniru adegan ikonis dari film Risky Business tersebut umumnya mengalami Mandela Effect. Soalnya, dalam filmnya karakter Joel Goodsen yang diperankan oleh Tom Cruise sebenarnya enggak menggunakan kacamata hitam sama sekali dalam adegan tersebut.

Mandela Effect ini kemungkinan terjadi karena Goodsen memang kerap menggunakan kacamata hitam pada sejumlah adegan lain di filmnya yang bisa dibilang ikon busana yang dikenakannya. Namun, untuk adegan menari tersebut, Goodsen sama sekali enggak menggunakan kacamata hitam yang kemungkinan menimbulkan kekeliruan di penontonnya.

2. Snow White and the Seven Dwarfs (1937)

Dalam film Hollywood ini, terdapat sosok Evil Queen selaku antagonisnya yang sangat jahat dan punya sebuah cermin ajaib. Lewat adegan interaksi Evil Queen dengan cermin ajaibnya, terlahir sebuah dialog ikonis yang menjadi sebuah budaya pop. Dialog itu berbunyi, “Mirror, mirror on the wall, who is the fairest one of all?” atau dapat diartikan, “cermin, cermin di dinding, siapa yang paling cantik dari semuanya?”

Nah, ternyata dialog ikonis dari Evil Queen tersebut juga menjadi salah satu Mandela Effect di film Hollywood. Soalnya, dialog Evil Queen yang sebenarnya adalah, “Magic mirror on the wall, who is the fairest one of all?” atau, “cermin ajaib di dinding, siapa yang paling cantik dari semuanya?” Mandela Effect ini pun kemungkinan terjadi karena sejumlah penonton yang salah mendengar dialognya.

3. Star Wars Episode V: Empire Strikes Back (1980)

Kalian mungkin sudah enggak asing lagi dengan dialog ikonis yang berada di film kedua dari trilogi orisinal Star Wars ini. Yap, dialog, “Luke, I am your father,” yang diucapkan oleh Darth Vader untuk mengungkapkan bahwa dirinya adalah ayah dari Luke Skywalker ini memang menjadi budaya pop. Bahkan, dialog ini sering dijadikan meme dengan tambahan respons Luke yang berteriak, “No!” secara panjang.

Meski begitu, dialog sebenarnya dari adegan di Empire Strikes Back bukanlah seperti yang kita kira selama ini dan sering dijadikan meme. Yap, dialog, “Luke, I am your father,” termasuk dalam salah satu Mandela Effect di film Hollywood. Sebab, di adegan itu Darth Vader sebenarnya berkata, “No, I am your father,” untuk menjawab dialog Luke yang berkata kalau Darth Vader telah membunuh ayahnya.

Selain itu, respons Luke atas pengakuan Darth Vader tersebut juga bukan langsung teriakan, “No!” secara panjang, melainkan, “No, it’s not true.” Kemudian respons itu pun kembali dijawab oleh Darth Vader yang mengajak Luke untuk bekerja sama menguasai galaksi. Nah, pada momen inilah Luke baru berteriak panjang, “No!”

4. The Silence of the Lambs (1991)

Buat kalian yang pernah menonton film The Silence of the Lambs tentunya enggak asing lagi dengan momen ikonis pertemuan Clarice Starling (Jodie Foster) dengan Hannibal Lecter (Anthony Hopkins). Lewat momen pertemuan mereka, terlahir sebuah dialog ikonis yang kerap ditirukan penggemar filmnya. Dalam versi mereka, dialog itu terjadi ketika Hannibal berkata, “Hello, Clarice,” dengan cara yang menyeramkan.

Anehnya, Hannibal sebenarnya enggak memiliki dialog seperti itu sepanjang filmnya, termasuk pada saat momen ikonis yang kerap ditirukan penonton. Hannibal pun hanya menyambut kedatangan Clarice dengan mengucapkan, “Morning,” atau, “selamat pagi,” pada adegan yang dimaksud. Orang-orang pun tak pernah mengetahui dari mana asalnya dialog “Hello, Clarice,” yang sangat populer di kalangan penontonnya.

5. Shazaam atau Kazaam (1996)

Mandela Effect di Film Hollywood
Mandela Effect di Film Hollywood Via Istimewa.

Mandela Effect di dunia perfilman Hollywood yang paling populer pun terjadi tatkala generasi 1990-an mengaku ingat pernah menyaksikan film berjudul Shazaam yang dibintangi komedian Sinbad. Di film itu, Sinbad berperan sebagai sesosok jin yang mengabulkan permintaan kepada dua anak. Namun, ternyata Sinbad mengaku tak pernah bermain di film itu, dan bahkan film berjudul Shazaam rilisan 1990-an tak pernah ada.

Film yang memiliki jalan cerita serupa yang rilis pada era 1990-an justru memiliki judul Kazaam dan dibintangi oleh atlet basket Shaquille O’Neal sebagai sang jin. Kemungkinan besar, para generasi 1990-an menganggap film yang dibintangi oleh Shaquille O’Neal tersebut memiliki judul “Shazaam”.

Sinbad pun pada awalnya sempat kebingungan mengapa dia dikira sebagai pemain utama dari film yang bertema jin tersebut. Namun, setelah itu Sinbad tersadar bahwa dia sempat tampil menggunakan kostum jin di sebuah acara pada 1994. Jadi, kemungkinan Mandela Effect ini tercipta karena orang menggabungkan penampilan Sinbad di acara tersebut dengan film Kazaam yang dibintangi Shaquille O’Neal.

***

Nah, itulah sejumlah Mandela Effect yang ada di film Hollywood. Dari sejumlah film tersebut, manakah yang paling mengejutkan buat kalian? Share pendapat kalian di bawah dan ikuti terus KINCIR untuk artikel menarik seputar film lainnya, ya!

Stay Updated!
Tetap terhubung di media sosial supaya cepat dapat pembaruan.