5 Misteri Indiana Jones yang diambil dari kisah nyata.

Indiana Jones tidak hanya dikenal akan topi fedora dan petualangan yang meregang nyawa. Penggemar Indiana Jones pasti tahu, bahwa alih-alih seperti dokumenter atau biopik arkeolog, Indiana Jones lebih seperti sebuah film fantasi. Semua hal yang ditemui oleh Indiana Jones akan memuaskan siapa saja yang percaya bahwa di balik tempat dan artefak kuno, selalu ada sisi magis mengerikan yang terkubur oleh modernitas.

Di balik setiap premis filmnya yang penuh dengan keajaiban dan fantasi, sebetulnya artefak-artefak yang disebutkan Indiana Jones diambil dari kejadian-kejadian yang diyakini nyata oleh masyarakat! Nah, apa saja artefak di waralaba Indiana Jones yang didasarkan hal-hal yang dianggap nyata dan apakah benda-benda itu betul-betul memiliki kesaktian seperti apa yang ditampilkan di Indiana Jones? Simak di sini.

5 Misteri di Indiana Jones yang diambil dari kisah nyata

Tabut Perjanjian (Ark of Covenant)

Miteri Indiana Jones yang diambil dari kisah nyata.
Miteri Indiana Jones yang diambil dari kisah nyata. Via Istimewa.

Tabut Perjanjian atau Ark of Covenant, diyakini memang betul-betul ada, bukan sekadar karangan dari waralaba Indiana Jones. Tabut Perjanjian adalah sebuah objek yang amat penting dalam agama Yahudi yang disebutkan dalam Alkitab Ibrani dan juga dalam Perjanjian Lama di Alkitab Kristen.

Benda ini berbentuk peti kayu dan di dalamnya terdapat  Taurat atau kitab tentang hukum-hukum Allah yang diberikan kepada Musa di Gunung Sinai, tongkat Harun, dan roti manna yang tetap segar hingga saat ini. Tabut ini dianggap sakral, dianggap sebagai perjanjian antara Tuhan dan Israel. Ia terbuat dari kayu akasia dan dilapisi emas murni pada bagian luar dan dalam.

Dalam film Indiana Jones and the Raider of the Lost Ark, Tabut Perjanjian diyakini dapat memberikan kekuatan super pada pemimpin NAZI, Adolf Hitler sehingga seluruh pasukan mencarinya. Namun, nyatanya enggak ada manusia yang bisa melihatnya hidup-hidup. Semua pasukan NAZI yang membuka peti dan enggak menutup matanya langsung meleleh dan mati.

Namun, di dunia nyata keberadaan tabut perjanjian saat ini enggak diketahui. Setelah Bait Allah di Yerusalem dihancurkan tentara Babel, ia enggak pernah ditemukan tercatat dalam penelitian sejarah. Hanya ada rumor palsu yang mengklaim bahwa sudah ada peneliti yang menemukannya.

Thuggee dan Sankara Stones 

Miteri Indiana Jones yang diambil dari kisah nyata.
Miteri Indiana Jones yang diambil dari kisah nyata. Via Istimewa.

Dalam Indiana Jones and The Temple of Doom, Indiana Jones harus melawan Sekte Thuggee yang semena-mena, menculik dan mempekerjakan anak-anak di bawah umur untuk menambang, serta menumbalkan orang demi pemimpin besar kultus Thuggee, Kali Ma. 

Sankara Stones, yang menjadi objek incaran sekte Thuggee, memang sangat kuat.  Jika bebatuan ini terkumpul dapat menjadi berkah besar di dunia apabila dikumpulkan dengan tujuan baik, dan sebaliknya jika digunakan untuk tujuan jahat.

Nama Sankara sendiri adalah nama fiktif, tetapi diduga diambil dari Shiva Lingam/lingga Shiva, yang tentu punya bentuk agak berbeda dengan apa yang ditampilkan di dalam Indiana Jones.

Sementara itu, suku semacam Thuggee sendiri diduga memang ada di area di mana Indiana Jones and the Temple of Doom berlokasi, tetapi tentunya enggak punya ritual pengorbanan manusia atau penculikan anak-anak.

Cawan Suci (Holy Grail)

Miteri Indiana Jones yang diambil dari kisah nyata.
Miteri Indiana Jones yang diambil dari kisah nyata. Via Istimewa.

Cawan Suci merujuk kepada cawan yang digunakan oleh Yesus Kristus beberapa saat sebelum ia meninggal dunia. Dalam Indiana Jones and The Last Crusades, diceritakan bahwa para NAZI mencari Cawan Suci karena diyakini bahwa cawan itu dapat memberikan keabadian kepada Sang Führer, Adolf Hitler. 

Pencarian akan Cawan Suci inilah yang membuat Henry Walton Jones, Sr., ayah Indiana Jones terobsesi dan hilang, membuat Indiana Jones terpaksa melakukan petualangan berbahaya (lagi) dan menemui banyak orang jahat serta pengkhianat. Bahkan, Indiana Jones pun harus menyamar sebagai NAZI dan bertemu langsung dengan Adolf Hitler.

Cawan Suci ini rupanya dijaga oleh salah satu ksatria lampau termuda dari tiga ksatria. Cawan Suci itu berada di antara berbagai macam cawan palsu, di mana cawan-cawan lainnya memiliki efek mengerikan seperti kematian mendadak. 

Di dunia nyata, kendati cawan ini disinyalir pernah ada, tetapi banyak juga yang meyakini bahwa itu kiasan semata dari frasa “Darah Suci” atau keturunan dari Yesus Kristus, seperti yang diceritakan oleh waralaba The Da Vinci Code.

Tengkorak Kristal (Crystal Skull)

Miteri Indiana Jones yang diambil dari kisah nyata.
Miteri Indiana Jones yang diambil dari kisah nyata. Via Istimewa.

Indiana Jones dipaksa oleh pemerintahan Uni Soviet, yang direpresentasikan oleh ilmuwan untuk tentara Uni Soviet Irina Spalko, untuk menemukan tengkorak kristal bagi mereka di Peru. Tengkorak kristal ini membuat gila siapa saja yang betul-betul melihatnya secara saksama dan nyatanya, tengkorak itu adalah bagian dari kelompok alien yang sangat pintar dengan peradaban melampaui peradaban Bumi.

Mitos tengkorak kristal ini memang sangat santer beredar di dunia pada masanya. Diyakini bahwa tengkorak ini ditemukan di reruntuhan kuno peradaban Suku Maya. Padahal, pada masa itu belum ada teknologi yang bisa mengukir kristal menjadi bentuk tengkorak. Maka dari itu, banyak yang menganggap bahwa tengkorak ini berasal dari sesuatu yang ekstraterestrial alias alien. 

Namun, ditemukan juga fakta bahwa tengkorak kristal ini sebetulnya adalah tengkorak buatan manusia pada abad ke-19 di Eropa. Jadi, rumor mengenai keberadaan alien pada peradaban lampau ini disinyalir hanya hoaks.

Antikythera 

Via Istimewa

Petualangan terakhir Indiana Jones setelah pesta pensiunnya sebagai dosen berhubungan dengan  Antikythera yang dibuat oleh Archimedes berabad-abad lalu. Archimedes sendiri adalah ilmuwan, matematikawan, dan astronom ternama pada masa Yunani yang membuat banyak sumbangsih dalam sains. Dan, dalam versi Indiana Jones, Archimedes adalah pembuat Antikythera.

Dalam petualangan pensiunan ini, Indiana Jones harus kembali mengingat masa lalunya saat melawan NAZI. Bersama Basil, temannya, mereka menemukan jam Antikythera.

Jam ini dianggap sangat berbahaya oleh Jürgen Voller karena memiliki kekuatan magis terhadap waktu. Jam yang terbelah menjadi dua itu dianggap bisa membawa Voller kembali pada masa Perang Dunia II, saat jam itu diambil darinya oleh Indiana Jones.

Apakah jam Antikythera sesakti itu? Jam antikythera memang “magis”, setidaknya pada zamannya. Sisi magis dari alat itu adalah karena ia mampu berlaku seperti sistem “komputasi” pada masa Yunani Kuno. Namun, enggak bisa betul-betul diyakini bahwa Antikythera yang ditemukan adalah benda yang dibuat Archimedes.

Archimedes mungkin memiliki kontribusi dalam membuat pemikiran dan penemuan komputasi yang menjadi cikal-bakal komputasi modern. Namun, menurut lembaga Smithsonian, Archimedes hidup pada zaman sebelum artefak Antikythera ini ditemukan.

Sebuah tulisan mengenai alat yang deskripsinya serupa Antikythera ini ditemukan pada karya Marcus Tullius Cicero, seorang politikus, filsuf, ahli retorika, dan orator Latin pada masa 4 SM. Berdasarkan tulisan itu, Antikythera sendiri menjadi device yang dijual kepada orang sangat kaya untuk tujuan tertentu, kemungkinan seperti gawai yang dipakai pada manusia era modern. Jadi, apa yang diceritakan dalam Indiana Jones and the Dial of Destiny enggak sepenuhnya diyakini tepat. 

                                                                        ***

Itulah berbagai peninggalan dan keajaibannya dalam Indiana Jones yang ternyata diambil dari hal-hal yang betul-betul ada. Oleh waralaba ini, semua artefak dan kebudayaan yang sebetulnya hanya merupakan jejak sejarah, diolah sedemikian rupa sehingga sisi magisnya terasa meyakinkan. Namun, kamu sendiri percaya enggak kalau sebetulnya hal-hal di atas itu betul-betul menyimpan keajaiban tertentu?

Stay Updated!
Tetap terhubung di media sosial supaya cepat dapat pembaruan.