5 Makhluk Fantasi Ikonis di Film dengan Tata Rias Terbaik

– Bagaimana penggarapan tata rias para karakter film fantasi di bawah ini?
– Kostum makhluk fiksi di bawah ini sengaja dibuat demi menampilkan sensasi nyata.

Dalam film fantasi, fiksi ilmiah, horor, hingga aksi, keberadaan monster atau makhluk fantasi selalu bisa jadi pusat perhatian. Terlepas dari mereka ajaib atau mengerikan, terlepas juga dari mereka tokoh utama atau antagonis. Kemunculan makhluk-makhluk fantasi ini punya peran besar karena, kalau gagal menampilkan visualnya, pasti jadi gagal memukau juga filmnya.

Nah, di sinilah peran make-up atau tata rias perfilman jadi penting banget. Keberadaan makhluk-makhluk fantasi ini bisa menghidupkan filmnya kalau tata riasnya juga total. Makanya, KINCIR bakal bahas tata rias terbaik dari karakter film fantasi ikonis. Ikuti dalam artikel ini, ya!

1. The Pale Man (Pan’s Labyrinth)

Via Istimewa

Guillermo del Toro dan makhluk-makhluk fantasinya yang ajaib memang enggak terpisahkan. Salah satunya dalam film Pan’s Labyrinth (2006), kalian tentu enggak bisa lupa sosok The Pale Man yang matanya enggak ada di muka, malah di tangan! Mengerikan, apalagi kemunculannya juga bikin tegang karena dia pemakan anak-anak. Namun, di sisi lain, karakter The Pale Man ini juga ajaib.

Nah, Bagaimana, sih, menghidupkan karakter makhluk mengerikan yang juga terkesan ajaib? Kuncinya ada di tata rias yang mumpuni dan menyeluruh. Pertama, ada tubuh pucat yang posturnya mengerikan. Lalu, wajah yang tanpa mata dan mata di telapak tangan.

Belum lagi darah yang dihasilkan setelah The Pale Man memakan para peri. Semua adalah bagian dari tata rias. Semakin detail hasil kerjanya, semakin kalian enggak tahu siapa sosok di balik The Pale Man.

Nah, yang memerankan adalah Doug Jones yang memang pengalaman buat memerankan karakter monster atau makhluk-makhluk fantasi. Dengan kerja sama aktor, sutradara, dan tim tata rias, sosok The Pale Man berhasil tampil mengerikan dalam durasi yang singkat.

2. The Faun (Pan’s Labyrinth)

Via Istimewa

Pan’s Labyrinth memang film fantasi dengan banyak makhluk nan ajaib dan mengerikan. Selain The Pale Man, ada juga The Faun, sosok mirip kambing yang berperan penting membawa Ofelia ke dunia bawah. Kebetulan, The Faun ini juga diperankan sama Doug Jones, nih. Sama kayak The Pale Man, tata rias The Faun juga menyeluruh.

Namun, sekadar kostum aja enggak bakal bisa menghidupkan karakter The Faun yang netral, tapi juga misterius. Makanya, Doug Jones dalam video di atas menjelaskan bahwa tim tata rias membuat detail yang luar biasa dan bikin dia tahu mesti berimprovisasi di bagian mana.

Setiap elemen dibuat dengan tujuan tertentu yang meningkatkan penampilan aktornya. Jadi, bukan asal tempel yang penting ada tanduknya, ya. Filosofis dan terkesan nyata, tata rias ini ada di karakter The Faun (serta The Pale Man tentunya).

3. Uruk-hai (Trilogi The Lord of the Rings)

Via Istimewa

Makhluk jelek, bau, dan mengerikan ini adalah “penjahat” di trilogi The Lord of the Rings. Mereka adalah Orcs terkuat dan hidup di Mordor dan Isengard. Lewat muslihat dan hasutan Saruman, perang antara Uruk Hai dan umat manusia enggak terbendung lagi. Uruk Hai menjadi bagian dari pasukan Saruman dan sempat disebut sama Aragorn bahwa dia kaget melihat tampilan Uruk-hai yang enggak kayak Orcs yang tampak bodoh.

Nah, buat menghidupkan Uruk-hai yang mengerikan, jelek, dan bau itu, tim tata rias memulai prosesnya dari melakukan prosthetic modelling, membuat prototipe, hingga memastikan bahwa para Uruk-hai terlihat lebih besar dan ganas dengan riasan mereka.

Belum lagi, ternyata dalam novelnya enggak pernah ada gambaran mengenai bedanya Uruk-hai Sauron dan Uruk-hai ternakan Saruman. Jadi, itu murni ide sutradara dan kreativitas tim tata rias buat menciptakan kesan beda itu.

Uruk-hai yang diternakkan oleh Saruman jadi ada unsur “diciptakan dari sihir gelap” dan diciptakan dari semacam membran dalam lumpur yang harus digali keluar buat lahir. Makanya, Uruk-hai jadi berlendir dan kotor gitu dan kesan menjijikkannya juga terpancar banget. Enggak tanggung-tanggung, buat menciptakan sosok Lurtz (pemimpin Uruk-hai) aja, tim tata rias butuh waktu pengerjaan selama 10 jam!

4. Xenomorph (Alien)

Via Istimewa

Salah satu “monster” atau makhluk fantasi paling ikonis dalam sinema adalah Xenomorph dalam franchise Alien. Sejak merilis Alien pertama kalinya pada 1979, Ridley Scott telah menciptakan gambaran besar akan Xenomorph dan semesta yang menaungi makhluk ini. Wujud alien berkepala lonjong mirip serangga yang sukses bikin mimpi buruk ini didesain oleh seniman avant-garde asal Swiss, H. R. Giger.

Desain yang mengerikan pada zamannya ini membuat Alien sukses membawa pulang piala Oscar buat Best Visual Effects sekaligus dinominasikan dalam kategori Best Art Direction. Oh ya, sosok Xenomorph pertama yang sukses menebar teror diperankan oleh seorang aktor asal Nigeria dengan tinggi lebih dari 2 meter. Jadi, karakter alien ini murni diperankan oleh manusia dalam kostum karet dan lateks hitam.

Via Istimewa

Bicara soal tata riasnya, selain menciptakan kostum yang super rumit, detail lainnya pun ternyata diperhatikan banget. Misalnya, nih, telur alien raksasa dalam Alien, dibuat dari model telur yang diisi sama usus domba, lemak, serta lapisan perut sapi buat memberikan kesan alami sekaligus asing.

Mengingat pada tahun produksinya efek CGI belum populer dan secanggih sekarang, adegan dan persiapannya pun dibuat manual alias enggak menggunakan komputer. Makanya. Ketika Facehugger keluar dari telur, adegan itu beneran menggunakan usus domba. Makanya, selain terkesan alami, kesan menjijikkannya juga berhasil ditampilkan.

5. Predator (Predator)

Via Istimewa

Alien bukan makhluk fantasi terburuk yang paling ikonis dalam sinema, kok. Soalnya, alien juga punya pesaing yang enggak lain adalah predator! Yap, untuk ukuran sebuah franchise film, Predator juga dikenal sebagai film dengan alien mengerikan dan menjijikkan yang keberadaannya mengancam umat manusia.

Kalau kalian merasa alien Xenomorph kuat banget, Predator ternyata punya tengkorak Xenomorph sebagai trofinya, loh! Makanya, ada crossover yang bermula dari komik dan berlanjut ke film buat menunjukkan konflik yang bisa terjadi kalau alien dan predator bertemu dan bertarung.

Sama kayak Xenomorph, Predator juga digambarkan tinggi besar dan terkesan mengintimidasi. Makanya, sosok yang memerankannya adalah Kevin Peter Hall yang tingginya mencapai 2,18 meter.

Buat menghidupkan sosok Predator, Hall mengenakan kostum yang detailnya banyak banget di bagian kepala dan wajah, dengan bagian wajah sepenuhnya merupakan wajah animatronic (kayak yang biasa buat robot). Detail ini diciptakan oleh Stan Winston dan timnya setelah desain pertama dari studio lain dianggap gagal.

Predator yang kalian kenal sampai sekarang adalah hasil pengembangan Stan Winston, dengan sosok humanoid, kepala penuh “kabel”, dan rahang yang mirip rahang hewan. Buat menciptakan sosok ini, Winston bekerja sama dengan 24 orang kru yang mengerjakan detail yang berbeda, bahkan sampai efek kamuflasenya juga, loh!

Kerennya lagi, penciptaan Predator versi Winston ini dilakukan dalam enam minggu. Makanya, buat Predator ini, bisa dibilang Winston enggak sekadar melakukan tata rias, melainkan sampai menciptakan spesial efek dan visual efeknya juga.

***

Sebagai salah satu unsur dalam pembuatan film, tata rias mungkin bukan bidang yang banyak jadi sorotan, apalagi di tengah maraknya penggunaan efek CGI dalam film-film masa kini. Namun, tata rias yang mumpuni telah terbukti berhasil menciptakan karakter ikonis yang dikenal para pencinta film sampai sekarang, misalnya aja sosok makhluk-makhluk fantasi ikonis yang KINCIR sebutkan dalam artikel ini.

Tata rias memang bukan cuma soal merias wajah. Lebih jauh lagi, ada film-film yang memang perlu membangun sebuah sosok yang pada akhirnya menjadi ikon dalam film tersebut. Nah, dari makhluk fantasi di atas, mana yang penampilannya berhasil bikin kalian terkesan?

Stay Updated!
Tetap terhubung di media sosial supaya cepat dapat pembaruan.