5 Jurus Kungfu Filosofis dalam Film Mandarin

Apakah lo doyan nonton film-film Mandarin? Selain ceritanya yang asyik banget, film kolosal Mandarin jadi makanan yang lezat buat mata dan jiwa karena aksi-aksi laga yang epik. Bahkan, enggak kalah dibandingin film-film aksi buatan Hollywood. Film-film Mandirin senantiasa nampilin laga-laga kungfu yang atraktif. Kesannya, sih, enggak kasar, tapi akurat dan efektif buat menumpas penjahat.

Via istimewa

Kalau lo ngelihatin polanya, ada satu hal yang bikin para pendekar dalam film Mandarin bisa nguasain jurus-jurus kungfu yang kece. Yap, selain latihan bertahun-tahun, pendekar-pendekar itu mampu memahami filosofi kungfu. Makanya, enggak sembarangan orang yang bisa paham jurus-jurus ini.

Jurus-jurus dalam film kolosal Mandarin ini bukan jurus asal-asalan, bukan juga sekadar ngandalin badan besar dan berotot. Ada filosofi masing-masing di baliknya. Filosofi-filosofi ini pun bisa lo terapin dalam kehidupan sehari-hari. Coba aja simak jurus-jurus legendaris ini.

1. Jurus Katak (Kung Fu Hustle – 2004)

Via istimewa

Ngomongin film kungfu, tentu yang terlintas pertama adalah Kung Fu Hustle. Di film ini, ada sebuah jurus fantastis yang diperkenalkan oleh Beast (Bruce Leung Siu-lung), sebutan buat tokoh antagonis yang ngelawan Sing (Stephen Chow) dalam film Kung Fu Hustle. Dengan jurus katak ini, Beast dapat menggembungkan dirinya sendiri bak katak kemudian melompat dan menyerang lawan.

Jurus ini dianggap sangat mengerikan dan menakutkan. Bayangin aja, ada manusia yang bisa menggembung dan melompat tinggi bak katak. Kesannya, jurus ini cuma bisa dipelajari oleh mereka yang udah punya perjanjian sama setan. Namun, siapa sangka kalau Beast justru kalah dari Sing saat pakai jurus ini karena aliran chi yang kuat dalam diri Sing.

Penerapan di dunia nyata: Enggak cuma tupai, setinggi-tingginya katak melompat bisa jatuh juga, loh. Apalagi kalau jumawa dan enggak berpikir panjang. Jadi, lo boleh banget percaya diri, asal jangan sampai jadi tinggi hati dan lupa kalau lo lo manusia biasa yang bisa terperosok jatuh.

2. Jurus Dewa Mabuk (Drunken Master – 1978)

Via istimewa

Orang mabuk bisa bela diri? Bisa banget kalau lo adalah Wong Fei Hung (Jackie Chan) di film Drunken Master. Jurus ini merupakan jurus andalan ahli kungfu bernama So Hua Ci yang dipelajari oleh Wong.

Orang yang praktikin jurus ini sekilas kelihatan enggak serius. Tubuh limbung, kaki enggak bisa ajek nginjak tanah, raut muka yang seakan enggak fokus. Kesannya kayak lawan yang lemah. Padahal, gerakan orang mabuk itu membingungkan. Enggak jelas mau ke kiri, ke kanan, atau tumbang. Nah, justru pas si lawan lagi bingung dan konsentrasinya terpecah, Wong bisa nyerang tanpa ampun.

Penerapan di dunia nyata: Dalam dunia nyata, filosofi dari jurus ini bisa lo praktikin dengan jadi orang yang rendah hati. Lo mesti terlihat lemah dan enggak umbar kekuatan. Cara simpelnya, enggak usah sesumbar ngomong lo bisa ini dan itu. Kalau memang punya kelebihan yang enggak disadarin orang-orang, lo diam-diam aja lalu tunjukin di saat yang tepat. Itu baru keren.

3. Jurus Tapak Merindukan Kekasih (Return of the Condor Heroes)

Via istimewa

Kalau lo udah hidup pas era 1990-an, pasti enggak asing lagi sama kisah cinta Yoko/Yang Guo dan Bibi Lung/ Xiaolongnü dalam serial Pendekar Rajawali Sakti (Return of the Condor Heroes). Awalnya, mereka berdua adalah murid dan guru. Kebersamaan selama bertahun-tahun bikin keduanya saling jatuh cinta. Namun, tiba saatnya Yoko pergi. Dalam perjalanan, Yoko ketemu banyak cewek cantik, tapi cuma wajah Bibi Lung yang terbayang.

Dalam kerinduannya, Yoko akhirnya menciptakan jurus ciamik yang gerakannya sangat dinamis dan mematikan. Semua energi kerinduannya ditumpahkan dalam jurus tersebut. Kebayang, ‘kan, bagaimana hebatnya kekuatan cinta?

Penerapan di dunia nyata: Lo termasuk yang ngejalanin LDR demi ngeraih cita-cita? Viki paham, kok, betapa beratnya beban di hati lo yang kangen banget sama si dia di kejauhan. Rasanya, mau apa-apa malas. Namun, kalau optimis dan senantiasa ngebayangin masa depan indah sama si dia, lo bisa mentransfer kesedihan lo itu sebagai pemacu semangat lo buat ngejar impian lo. Semangat, yak!

4. Jurus Wing Chun (Ip Man – 2008)

Via istimewa

Bagi penggemar Ip Man, lo pasti udah enggak asing lagi sama jurus legendaris yang satu ini. Dalam film yang berdasarkan kisah nyata ini, Ip Man adalah master kungfu diibaratin kayak lautan dalam. Dari luar, kelihatannya enggak berbahaya. Namun, jangan sampai lo macam-macam sama dia. Soalnya, dia bisa ngelumpuhin lo hanya dengan tangan kosong.

Kelihatannya, jurus Wing Chun yang dimodifikasi sama Ip Man ini enggak makan banyak tenaga. Kenyataannya, Ip Man harus punya banyak tenaga buat tetap tenang dan berkonsentrasi tinggi sebelum mengaplikasikan teknik ini. Soalnya, di situlah kunci dari jurus ini. Sebanyak apa pun musuh yang menyerang, Ip Man tetap tenang dan enggak panik apalagi ketakutan.

Penerapan di dunia nyata: Meski enggak bakal bisa nguasain jurus ini, lo harus tetap tenang di saat masalah menghadang. Dengan tetap berpikir tenang, lo bisa ngelurusin masalah-masalah yang ada dan mencari jalan keluar. Kalau lo panik, tenaga lo udah habis duluan. Pikiran lo malah jadi enggak fokus. Akhirnya, masalah jadi semakin runyam.

5. Jurus Gulungan Kitab Naga (Kung Fu Panda – 2008)

Via istimewa

Di antara semua jurus yang pernah ditampilin sama para pendekar hebat, enggak ada artinya kalau lo enggak memahami jurus yang satu ini. Dalam film Kung Fu Panda, jurus ini diceritakan sebagai jurus terhebat dan enggak gampang buat ngedalaminnya.

Yap, lo enggak cuma butuh kekuatan dan ketekunan, tapi juga pengenalan terhadap diri sendiri. Soalnya, dalam Gulungan Kitab Naga yang memang diperuntukkan buat si Pendekar Naga, enggak ada gambar atau tulisan apa pun. Kalau lo kuat dan pintar tapi sombong dan enggak sabaran, lo enggak akan memahami maksud dari kekosongan ini dan menganggap bahwa gulungan itu cuma bualan belaka.

Kenyataannya, lewat gulungan kosong itulah lo bisa berkaca dan ngelihat refleksi diri lo sendiri. Maksudnya, buat bisa jadi ahli kungfu, lo harus bisa memahami diri lo sendiri. Lo enggak harus bisa niruin Jet Li, Tong Sam Cong, atau Bibi Lung. Setiap orang punya keunikan masing-masing dalam belajar, termasuk belajar kungfu. Kayak Xiao Po si panda yang memakai metode makanan dalam belajar kungfu.

Penerapan di dunia nyata: Lo harus berani jadi diri lo sendiri. Jangan cuma ikut-ikutan orang. Soalnya, yang tahu apa yang lo mau dan mampu lakukan cuma diri lo sendiri. Nah, sebelum itu, coba, deh, kenalin diri sendiri lo lebih dalam.

***

Kayak martial arts pada umumnya, kungfu menyimpan makna filosofis yang mendalam soal kehidupan. Soalnya, kekuatan yang diperoleh dari memelajarinya harus didedikasikan buat tujuan yang mulia. Kalau mau belajar kungfu, lo bisa aja cari tempat kursus yang sesuai. Namun, kalau udah jago, jangan sampai lo malah menggunakan kemampuan lo buat tujuan enggak baik kayak ngerisak orang lain.

Via istimewa
Stay Updated!
Tetap terhubung di media sosial supaya cepat dapat pembaruan.