Cosplayer Paling Kece di VALORANT Nusantra Rally Jakarta

Enggak hanya turnamen komunitas dan kehadiran streamer atau konten kreator, Valorant Nusantara Rally semakin ramai oleh kehadiran para cosplayer. Kehadiran mereka tentunya langsung menyita perhatian pengunjung Gamers Paradise.

Pengunjung berkesempatan untuk berfoto bersama mereka, yang hadir dengan kostum lengkap beberapa Agent dalam game Valorant. Ketiga cosplayer yang hadir pada hari kedua acara ini adalah Ate yang cosplay menjadi Jett, Xei yang cosplay menjadi Killjoy, dan Airi yang menjadi Viper.

KINCIR sudah berbincang bersama dengan ketiga cosplayer tersebut, dan ketiganya memiliki cerita masing-masing tentang Valorant dan Agent yang menjadi inspirasi mereka dalam menjalani hobi sebagai cosplayer.

Ate membagikan pengalamannya dalam mendalami hobi cosplay. Ia mengatakn jika ia sudah mulai melakoni hobi cosplay ini sejak 2016. Sebagai pemain Valorant, ia mengaku sering bermain menggunakan agen Neon. Namun sayangnya ia belum pernah untuk cosplay menjadi Neon.

“Aku pertama kali mulai cosplay itu sejak 2016, tetapi waktu itu masih sekadar hobi saja. Agent favorit aku itu Neon, tetapi sampai sekarang belum pernah cosplay menjadi Neon. Aku belum pernah cosplay jadi Neon karena dia masih termasuk Agent yang baru keluar. Kemudian style rambutnya juga sulit untuk aku ikutin. Mungkin next time kali ya, akan coba cosplay jadi Neon,” ujar Ate saat berbincang dengan KINCIR.

Sementara itu Xei sendiri sudah terjun ke hobi cosplay sejak 2014. Brimstone dan Sova menjadi dua Aget favorit dari Xei, namun ia hingga saat ini belum pernah untuk cosplay menjadi dua Agent tersebut.

Cosplayer yang turut meramaikan acara Valorant Nusantara Rally.
Cosplayer yang turut meramaikan acara Valorant Nusantara Rally. Via KINCIR.

“Kalau aku mulai dari 2014. Sejujurnya Agent yang paling sering aku pakai itu Brimstone dan Sova. Cuma karena mereka itu cowok, dan aku rasa juga aku enggak terlalu cocok untuk cosplay jadi mereka. Tetapi aku belakangan ini juga sering main jadi Killjoy,” ujar Xei.

Airi sendiri menjadi cosplayer paling senior, yang datang ke hari kedua Valorant Nusantara Rally. Ia sudah aktif cosplay sejak 2012. Selain itu ia juga cosplay menjadi Viper dalam acara ini, yang kebetulan juga menjadi Agent favoritnya dalam game Valorant.

“Aku mulai cosplay itu dari 2012, jadi sudah cukup lama aku menjalani hobi cosplay ini. Kebetulan Agent yang sering aku pakai itu Viper, dan pas sama Agent yang aku cosplay hari ini. Selain Viper aku juga senang pakai Sage belakangan ini,” ucap Airi.

Sama seperti hobi lain, para cosplayer juga memiliki tantangan tersendiri untuk bisa menyerupai Agent Valorant semirip mungkin. Ate dan Xei merasa jika props yang harus mereka buat supaya bisa mirip dengan Agetn Valorant,

“Kayaknya kalau tantangan paling berat buat jadi cosplayer itu props sih. Soalnya biasanya props itu sering banget longgar, dan kami harus kencangin terus. Terus juga wig itu juga suka bikin kami panik, karena jika wignya kurang cocok di muka kadang-kadang bisa bikin kami bete,” ujar Ate dan Xei terkait tantangan terberat mereka menjadi cosplayer.

Ate, Xei, dan Airi menutup perbincangan membeberkan biaya yang harus mereka keluarkan untuk cosplay menjadi Agent Valorant. Mereka sepakan jika biaya untuk cosplay menjadi minimal sebesar Rp1 juta.

“Kalau untuk cosplay Valorant kayak gini, minimal pasti habis Rp1 juta. Itu minimal lho ya. Biasanya itu yang paling mahal adalah biaya untuk membuat senjata,” pungkas Ate, Xei, dan Airi.

***

Jangan lupa untuk terus mengunjungi KINCIR, untuk mendapatkan informasi terbaru soal games dan esports ya.

Stay Updated!
Tetap terhubung di media sosial supaya cepat dapat pembaruan.