5 Fakta Kemenangan Bigetron RA di PMCO Fall Split Global Final

Sebagai satu-satunya tim perwakilan dari Indonesia di ajang PUBG Mobile Club Open (PMCO) Fall Split Global Final, para punggawa Bigetron RA bukan hanya membawa nama besar tim yang dibelanya. Mereka juga mengemban tugas mengharumkan nama Indonesia di kancah Internasional.

Untungnya, mereka berhasil menuntaskan misi tersebut dengan baik. Zuxxy dan kawan-kawan berhasil menjadi yang terbaik di ajang tersebut. Bahkan, penampilan mereka sangatlah dominan sehingga nama Bigetron RA jadi sorotan dunia.

Dari kemenangan Bigetron RA, ada beberapa prestasi selain gelar juara yang harus kalian tahu. Fakta-fakta tersebut pun telah dikompilasikan khusus dalam pembahasan di bawah ini. Mau tahu apa aja? Yuk langsung disimak artikel berikut!


1. Tak Pernah Turun dari Puncak

Via tangkapan layar

Sejak hari pertama PMCO Fall Split Global Final dimulai, Bigetron RA langsung meraih “Chicken Dinner”. Prestasi ini pun membuat nama Bigetron langsung melesat di puncak klasemen dengan 28 poin. Dari situ, Bigetron selalu tampil konsisten dengan total raihan kill dan placement point yang tinggi.

Dari 16 ronde yang dijalani, tidak ada satu pun tim yang mampu mendekati poin yang telah diraih oleh Zuxxy dan kawan-kawan. Top Esports yang sempat tampil gila-gilaan di ronde keenam dan ketujuh bahkan tidak mampu menyentuh seperempat poin yang diraih Bigetron.

Selama turnamen PMCO Fall Split Global Final berlangsung, Bigetron RA sama sekali tidak tergeserkan di puncak klasemen. Dominasi Luxxy, Zuxxy, Ryzen, dan Microboy terus berlanjut hingga akhir turnamen dengan total poin sebesar 303 meninggalkan hampir 100 poin dari Top Esports.

2. Gelar Dunia Pertama

Via tangkapan layar

Sejak awal debutnya pada PINC 2018, Bigetron RA berkesempatan untuk mewakili Indonesia di ajang berskala Internasional, yaitu PMSC 2018 di Dubai. Namun sangat disayangkan, minimnya pengalaman di ajang sekelas dunia membuat mereka harus puas berada di peringkat kelima.

Mencoba peruntungan, Bigetron RA yang telah mengubah roster-nya kembali mengikuti ajang berskala dunia, yaitu PMCO Spring Split di Berlin, Jerman. Langkah mereka bisa dibilang mulus di lima ronde awal. Namun, tim yang bermarkas di Jakarta ini lagi-lagi harus merelakan gelar juara setelah Top Esports terus melesat ke puncak klasemen dan sekaligus menjadi juara.

Memasuki akhir tahun, Bigetron RA pun kembali mengikuti ajang kualifikasi PMCO Fall Split Global Final. Setelah melalui fase kualifikasi yang cukup panjang, mereka masih harus menjalani laga Prelims untuk sampai ke babak Grand Final.

Meski awalnya tampil kurang meyakinkan, perkembangan yang diperlihatkan Bigetron begitu signifikan pada fase ini. Mereka pun akhirnya lolos ke Main Event setelah menjadi runner-up di klasemen Prelims.

Masuk ke Main Event, Bigetron RA benar-benar mendominasi seluruh jalannya turnamen. Tidak sampai di situ, mereka pun menunjukkan ambisinya untuk merebut gelar juara dengan mendapatkan lima “Chicken Dinner” dan meraih gelar juara dunia pertamanya.


3. Pelatih Baru, Gelar Baru

Via tangkapan layar

Ambisi Bigetron untuk merebut gelar juara pun semakin terlihat dengan merekrut pelatih khusus untuk ajang PMCO Fall Split, yaitu Boyka. Cowok yang bernama asli Khairunnazri Masli ini sebenarnya sudah tidak asing lagi di skena esports PUBG Mobile. Sebab, sebelum direkrut menjadi pelatih, Boyka berstatus aktif sebagai pemain dari tim Malaysia, yaitu Arov Esports.

Keputusan manajemen Bigetron RA untuk menarik Boyka ternyata tepat. Hal tersebut pun bisa dilihat dari prestasi selama menjalani babak Grand Final PMCO Fall Split. Pada saat sesi wawancara bersama KINCIR, Boyka menjelaskan bahwa dirinya tidak melatih dari segi strategi maupun gameplay. Namun, sasaran yang dituju Boyka adalah memperkuat mental, attitude, dan religi.

Tentu saja hal tersebut dibutuhkan oleh para punggawa Bigetron RA, mengingat rata-rata umur pemainnya masih belasan tahun. Jadi, Boyka hanya fokus untuk menjaga kualitas pemain dari luar permainan agar mereka lebih matang.

Perihal skill, Boyka mengatakan bahwa tidak banyak yang perlu diubah, karena kita pun mengetahui bahwa kemampuan individu Luxxy, Zuxxy, Ryzen, dan Microboy sudah berada di level kelas dunia.

4. Empat Pemain Bigetron Masuk Lima Besar Pemain Terbaik

Via tangkapan layar

Dari rentetan prestasi yang diraih di PMCO Fall Split Global Final, ada satu prestasi yang patut diacungi jempol. Seluruh punggawa Bigetron RA masuk ke dalam jajaran pemain terbaik. Dari kelima posisi pemain terbaik, empat pemain Bigetron masuk ke dalam daftar ini. Terlebih, Zuxxy yang menempati posisi pertama juga berhasil mendapatkan gelar MVP.

Sang kapten in-game, Zuxxy, menjadi pengumpul poin tertinggi berada di urutan pertama dengan total 42 kill dan 24:05 menit average survival. Kemudian di peringkat kedua, ada Luxxy yang berperan sebagai Sniper mampu mengumpulkan kill sebanyak 37 poin dan Average Survival selama 24:35 menit.

Sementara itu, Ryzen yang terkenal barbar masuk ke peringkat keempat dan berhasil mendapatkan 23 kill, sedangkan Microboy di peringkat kelima dengan total 22 kill dan 21:28 menit average survival.

Pencapaian ini menunjukkan bahwa kualitas Bigetron RA memang sangat lengkap, baik dari segi individu maupun tim. Jadi tidak heran jika keempat pemainnya mampu menempati posisi pemain terbaik.


5. Tiga Kali “Chicken Dinner” Berturut-turut

Via tangkapan layar

Bigetron RA mengawali turnamen dengan gemilang. Di ronde pertama, Zuxxy dan kawan-kawan berhasil mendapatkan “Chicken Dinner”. Di lima ronde selanjutnya, mereka selalu konsisten berada di peringkat sepuluh besar sehingga kursi puncak klasemen sama sekali tak tergoyahkan.

Hal yang tidak terduga pun terjadi pada ronde 7, 8, dan 9. Di tiga ronde tersebut, Bigetron RA berhasil mendapatkan “Chicken Dinner” berturut-turut. Pada ronde keenam, tersisa Luxxy dan Zuxxy kontes dengan dua punggawa Top Esports di zona akhir. Kesigapan Zuxxy yang telah mengetahui arah tembakan musuh langsung membredel musuh dan berhasil “Chicken Dinner”.

DI game ketujuh, Bigetron RA harus berhadapan dengan tim perwakilan asal Amerika Selatan yaitu Queso. Zuxxy dan Ryzen yang unggul dalam jumlah memang sudah diprediksi akan menang. Namun, Mystic yang memanfaatkan semak dengan baik mampu menyembunyikan lokasinya dari Bigetron.

Namun, Ryzen yang menggunakan ghillie suit mencoba mendekati Mystic secara diam-diam dan akhirnya mendapatkan spot bagus untuk membunuh Mystic. Bigetron RA pun menjauhi pesaing lain dengan kemenangan ketiga ini.

Ronde kesembilan di map Vikendi memang tidak terlalu mulus. Tim berjuluk “King of Vikendi” ini beberapa kali kerepotan ketika melakukan kontes. Namun, tidak bisa dimungkiri bahwa kualitas para punggawanya sangat tinggi. Mereka pun beberapa kali memenangkan kontes. Hingga akhirnya lagi-lagi meludeskan tim Queso di zona akhir.

Sejak mendapatkan tiga kali “Chicken Dinner” berturut-turut, Bigetron RA pun semakin menjauhi peserta lain. Bahkan, perbedaan poin antara Bigetron dengan sang Top Esports yang menempati posisi kedua hingga hampir 100 poin.

***

Itulah lima fakta yang bisa kalian dapatkan dari penampilan gemilang Bigetron RA pada gelaran PMCO Fall Split Global Final. Bukan hanya soal individu, beberapa fakta membanggakan tersebut juga diraih dari hasil kerja sama tim. Gelar juara tersebut pun tidak lepas dari peran sang pelatih baru yaitu Boyka.

Dapat diakui bahwa kontestan lain yang mengikuti gelaran ini bukanlah tim sembarangan. Sebut saja Top Esports yang menjuara PMCO Spring Split dan RRQ Athena yang memang merajai kawasan Asia Tenggara.

Namun, Bigetron RA yang begitu ambisius ternyata mampu menorehkan namanya sebagai pegemang gelar juara dunia. Meskipun baru sekali, jika tim ini bisa konsisten untuk ke depannya, bisa jadi gelar-gelar juara lain bisa didapatkan dengan mudah. Apalagi mengingat pengalaman mereka yang cukup banyak di skena kompetitif PUBG Mobile.

Siapa dari kalian dari awal yang mendukung Bigetron RA? Jangan sungkan untuk tuangkan kegembiraan kalian di kolom komentar, ya. Jangan lupa juga untuk terus pantau KINCIR biar kalian enggak ketinggalan berita terbaru seputar esports dan game lain.

Stay Updated!
Tetap terhubung di media sosial supaya cepat dapat pembaruan.